Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Bahkan Sherlock Holmes akan merasa bangga jika mengetahui penemuan ini. Ilmuwan Inggris berhasil mengembangkan teknik baru untuk memecahkan kasus kejahatan dengan memungkinkan polisi mengambil sidik jari dari peluru meskipun seorang penjahat sudah menghapus bekasnya.

Saat ini, pemerintah Inggris dan AS sedang menggunakan metode ini untuk membuka kembali kasus lama, termasuk kasus pembunuhan ganda di AS yang belum terpecahkan. Polisi merasa optimis dapat memecahkannya, kata John Bond, pakar fisika yang mengembangkan teknik ini.

“Pada satu kasus sudah ada cukup bukti untuk mengidentifikasi tersangka,” kata Bond, seorang peneliti di Universitas Leicester dan konsultan di Kepolisian Northamptonshire Inggris.

Metode konvensional sidik jari sudah ada selama lebih dari 100 tahun dan cara kerjanya adalah melalui reaksi kimia keringat yang tertinggal pada suatu obyek sehingga menghasilkan image yang bisa digunakan oleh polisi.

Tetapi jika penjahat menghapus keringat itu, reaksi kimia yang terjadi akan sangat kecil sehingga metode tersebut tidak akan berguna, kata Bond melalui wawancara telepon.

Teknik baru ini memungkinkan polisi mengalahkan akal-akalan penjahat dan dapat menghasilkan sidik jari sekalipun tidak bekas keringat tertinggal.

Para pakar di Inggris menggunakan korosi kecil yang ditinggalkan keringat pada logam peluru dan bom tertentu.

Mereka menutup logam dengan serbuk halus kemudian memakai listrik tegangan tinggi untuk membuat debu melekat pada bidang logam yang korosi, sehingga menghasilkan sidik jari, kata Bond.

“Serbuk halus itu hanya akan melekat pada logam yang korosi, yang berarti hanya akan melekat pada sidik jari sehingga image sidik jari dapat terlihat,” kata Bond (timnya telah menerbitkan hasil penemuan mereka di Journal of Forensic Sciences dan Journal of Applied Physics.

Teknik baru ini juga bukannya sempurna dan keringat sebagian orang tidak mengandung kandungan garam yang cukup untuk dapat membuat korosi sehingga bisa menghasilkan image sidik jari, tambahnya. Tetapi untuk beberapa kasus yang tidak terpecahkan, metode ini bisa menghasilkan bukti yang penting dan menunjukkan siapa orang yang memasukkan peluru ke dalam pistol untuk melakukan kejahatan, kata Bond.

Detektif Christopher King dari Kingsland Police Department di Georgia meminta pertolongan tim Inggris untuk memecahkan kasus pembunuhan berantai yang belum terpecahkan selama 10 tahun ini dan mengatakan metode ini sudah menolong mereka dalam melanjutkan penyelidikan.

“Hasilnya sangat mengejutkan, saya sangat gembira, saya sangat optimistis,” katanya dalam sebuah pernyataan.

sumber: Erabaru.or.id


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Bahaya Bahan Pengawet Mi Instan, Pengaruhi Organ Tubuh
  2. Survei Membuktikan, Ternyata Perempuan Lebih Egois
  3. Wanita Paling Stres Umur 27 Dan Paling Menarik Di Umur 31
  4. Inilah Alasan Kenapa Orang Berani Berbohong
  5. Waspadai bahaya pembesaran prostat jinak
  6. Asal Usul Nama Indonesia
  7. Tanpa Sadar Anda Bernyanyi, Kenapa? Berikut Penjelasannya
  8. Rokok Bisa Membunuh, Kok Bisa?
  9. Inilah 5 Anggapan Salah tentang Kartu Kredit
  10. Terungkap, Inilah Penyebab Sulit Tidur Malam