Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

diana-ross.jpg 

Meski tampil menawan di atas pentas, konser diva legendaris dunia, Diana Ross ternyata harus berakhir antiklimaks. Ini gara-gara, sang diva menyudahi konser An Evening with Diana Ross yang dipadati 2000-an orang, tanpa pamitan kepada para penonton.

Harga tiket yang cukup mahal untuk konser diva legendaris Diana Ross memang laris manis. Dari 2.200 tiket yang dijual seharga Rp2,5 juta hingga Rp10 juta rupiah, lebih dari 90% laku terjual.

Penonton yang datang pun berasal dari beragam kalangan. Tampak di antaranya, Surya Paloh, Titiek Puspa, Petty Tanjung Sari, Dwiki Dharmawan, Tantowi Yahya, Helmy Yahya, Vina Panduwinata, dan sederetan orang ternama Indonesia lainnya.

Harapan penonton, tentu ingin dibuai dengan tembang-tembang legendaris yang dipopulerkan oleh sang diva yang punya nama asli Diane Ernestine Earle Ross itu. Maklum lagu-lagu miliknya, seperti Endless Love, I Will Survive, dan When You Tell Me That You Love Me memang amat akrab di publik musik dunia, dan tentu juga para penonton konser di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Minggu (23/3).

Harapan penonton, memang sebagian sudah terpenuhi. Beberapa lagu legendaris seperti Endlees Love dan I Will Survive memang sudah sempat dibawakan oleh penyanyi kelahiran Detroit, Michigan 26 Maret 1944 itu. Namun, penonton memang masih menunggu satu lagu hits When You Tell Me That You Love Me.

Sayangnya, keinginan penonton ternyata tidak terpenuhi. Setelah menyanyikan lagu I Will Survive yang belakangan dibawakan kembali oleh penyanyi Asher, sang diva langsung raib ke balik panggung. Sama sekali tanpa ucapan perpisahan atau terima kasih.

Penonton pun yang terbiasa mendapatkan tambahan lagu layaknya dalam kosner artis asing lainnya pun menyangka Diana bakal kembali lagi ke atas panggung. Tapi, ternyata sang diva yang ditunggu tak kunjung kembali ke atas pentas, hingga akhirnya lampu ruangan dinyalakan.

Konser ternyata benar-benar telah usai. Tanpa lagu When You Tell Me That You Love Me.

“Wah, kecewa juga sih. Karena saya dan istri memang menunggu lagu When You Tell Me That You Love Me. Eh, ternyata tidak dibawakan. Sudah begitu kok kayaknya konser seperti putus di tengah jalan. Sebab tidak ada basa-basi pamitan dari Diana Ross. Makanya tadi sempat nunggu, saya sangka dia bakalan kembali ke atas panggung lagi,” ungkap Helmy Yahya yang datang bersama istrinya.

Hal senada diungkapkan oleh Rani, yang datang bersama beberapa temannya. “Wah, kok segitu aja ya konser diva dunia itu. Jadi kurang greget di bagian akhir,” ungkapnya.

Menurut Endah, seorang panitia, sebenarnya lagu When You Tell Me That You Love me semula ada didaftar lagu yang bakal dibawakan Diana Ross di atas panggung. “Tetapi, sesaat sebelum konser lagu itu dicoret oleh pihak manajemen. Nggak tahu alasannya apa,” ungkapnya.

Namun beda dengan Vina Panduwinata. Penyanyi itu berpendapat sah-sah saja, kalau Diana Ross tidak membawakan lagu tertentu yang sebenarnya amat ditunggu oleh penontonnya.

“Sebagai seorang penyanyi profesional ya dia memang punya song list beda-beda untuk setiap konsernya. Apalagi dia itu dikenal sebagai penyanyi yang on the spot. Jadi apa yagn hendak ia bawakan ya dibawakan saja. Sebaliknya yang tidak ingin dibawakan, ya tidak dibawakannya. Meski memang di satu sisi membuat penonton kecewa,” ungkapnya.

Tantowi Yahya pun sependapat dengan Vina. “Yah itu hak dia tidak membawakan sebuah lagu. Meski sebagai penonton saya kecewa,” ujarnya.

Namun, katanya, sebagai orang Indonesia ia memprihatinkan tak ada basa-basi Diana Ross di atas panggung.

“Dia menyanyi tidak komunikatif. Tidak pernah menyapa penggemarnya. Sudah begitu, dari awal sampai akhir dia tidak pernah menyebut-nyebut kata ‘Indonesia’. Padahal, di antara penontonnya ada ibu Wakil Presiden. Sebagai orang Indonesia saya amat kecewa. Kayaknya kurang pantaslah kalau dia meamng benar-benar seorang diva,” tandas Tantowi.

Konser itu dibuka dengan lagu I’m Coming Out. Diana tampil dengan gaun malam merah dengan selendang bulu yang membuatnya tampak anggun dan tampil layaknya seorang bidadari.

Berturut-turut lagu lain seperti My World, Where do Our Love Go, Baby Love, Stop in the Name of Love, The Boss, dan beberapa lainnya. Lagu-lagu yang dibawakan malam itu memang sebagian besar diambil dari album milik kelompok The Supremes, di mana Diana pernah bergabung. Sedangkan sebagian lainnya diambil dari album solo miliknya.

Di atas panggung, Diana sempat berganti busana sebanyak tiga kali. Tidak jadi tujuh kali seperti diungkapkan oleh Peter Basuki, promotor dari Buena Produktama, kepada wartawan sebelum pertunjukkan.

Ya apa hendak dikata. Konser Sang Diva ternyata berakhir antiklimaks.

inilah.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Google Bisa Lacak Perselingkuhan Lho!
  2. Download Rekaman Percakapan Kajari Tilamuta Gorontalo
  3. Lelaki Tawarkan Diri Menjadi Samsak Bagi Perempuan Stres
  4. 50 Makanan Terbaik Dunia : Rendang Di Peringkat 11
  5. Microsoft : $ 250.000, Untuk Kepala Pembuat Virus Conficker
  6. Google Rayakan Ulang Tahun Ke-10
  7. Jonah Cardeli Falcon, Pemilik Penis Terpanjang 34 Cm
  8. CEO Facebook Jadi Milyuner Termuda Sepanjang Sejarah
  9. 23 Fakta Tentang Caleg Stress
  10. Wow.. Obat Herbal China Pulihkan Pasien HIV