Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Langkah Indovision yang akan meluncurkan satelit domestik Indostar II pada Maret 2009 mendatang, mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Dukungan ini sebagai bentuk dorongan agar pengguna jasa satelit di Indonesia lebih memilih menggunakan transponder milik satelit domestik.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewa Broto tak memungkiri lebih murahnya transponder milik satelit asing yang jadi penyebab mengapa perusahaan pengguna jasa satelit di Indonesia kurang meminati transponder lokal.

Ia memperkirakan persentase penggunaan transponder domestik masih di bawah 20%. Sementara mayoritas atau 80% lebih masih menggunakan transponder asing. Namun itu sebelum pemerintah menerapkan kewajiban membayar landing right atau hak labuh bagi satelit asing.

“Dengan kewajiban membayar BHP, landing right, serta bertambahnya satelit baru selain Telkom dan Indosat, membuat persaingan harga transponder jadi semakin menarik,” ujarnya pada detikINET di gedung Depkominfo.

update by resep.web.id
OpenSocial kayaknya makin menarik yah..
Sayang Trafiknya kesedot ke Luar negeri semua..Kita Untung Bangsa gak Untung! Oh ya apa perlu kita-kita bikin kampanye Cintailah Website Dalam Negeri! Seperti sebelumnya kita kampanyekan Cintailah Produk Dalam Negeri? Website social network lokal juga unjuk gigi: http://www.kombes.com

Bagaimana dengan kombes.com? Pasti! Karena fungsinya sama, kombes.com juga bisa meningkatkan produktivitas kerja. Efeknya mungkin bisa lebih dibanding facebook, khusus untuk orang-orang indonesia!

Di kesempatan ini, Menkominfo Mohammad Nuh hadir langsung untuk menyatakan dukungannya terhadap peluncuran satelit Indostar II yang rencananya mulai mengorbit 17 Maret 2009 mendatang. Nuh bersama Dirjen SKDI Freddy Tulung belum lama ini terbang ke Los Angeles, untuk melihat langsung proses pembuatan satelit tersebut.

Satelit Indostar II yang menelan biaya US$ 300 juta ini merupakan pengganti satelit Cakrawarta yang segera habis masa orbitnya. Selain digunakan untuk kepentingan Indovision, transponder satelit ini juga akan disewakan secara komersial ke sejumlah negara selain Indonesia.

sumber: Achmad Rouzni Noor II – detikinet.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. 5 Merek Abon & Dendeng Mengandung Babi
  2. 23 Fakta Tentang Caleg Stress
  3. Inilah 24 Atlet yang Berangkat ke Olimpiade 2008
  4. Google Bisa Lacak Perselingkuhan Lho!
  5. Indonesia Peringkat Empat Dunia Pasien Diabetes
  6. Kopassus, Pasukan Elite No. 3 di Dunia Dan Sejarahnya
  7. Lecehkan Islam, Tokoh Agama Bersatu Tolak Film Fitna
  8. Hacker Rumania Jebol Situs Symantec
  9. Banyak Mainan Anak Beracun di Mal, Inilah Hasil Pengujian oleh YLKI
  10. Bukti Wanita Lebih Suka Selingkuh, Setuju?