Pulpen Promosi


Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :



Pemilik PT Lapido Brantas tak ada apa-apanya jika tidak didukung para pemegang saham, juga bank dan lembaga keuangan yang memberi pinjaman, baik dari dalam dan luar negeri. Mereka tersebar di 11 negara. Bank-bank ini tentu mendapat keuntungan dari pinjaman yang diberikan.

Coba cek nama-nama berikut. Jangan-jangan bank anda juga mendanai pemilik PT Lapindo Berantas.

****

Jangan bangga jika anda bisa menyimpan uang di bank-bank asing macam ANZ, Commonwealth, HSBC, Standard Chartered Bank, Citigroup, Barclays dan Deutsche Bank. Atau bank-bank Indonesia, macam Bank Mandiri, BCA, BNI, Bank Niaga dan Bank Danamon. Mereka mendanai PT Energi Mega Persada, Medco Energi dan Santos, ketiganya pemilik PT Lapindo Brantas.

Tepat 29 Mei dua tahun lalu, sumur pengeboran banjar panji di Porong Sidoarjo milik PT Lapindo berantas menyemburkan lumpur panas. Kawasan Porong, yang direncanakan menjadi pusat perdagangan kecil dan menengah, akhirnya ditenggelamkan lumpur.

Menurut putusan majelis hakim bernomer 384/PDT.G/2006/PN.JKT.PST tangggal 27 November 2007, semburan lumpur panas itu disebabkan kekurang hati-hatian pengeboran yang dilakukan PT Lapindo, karena belum terpasang casing atau pelindung secara keseluruhan.

Dua bulan lalu, lumpur Lapindo sudah menenggelamkan 12 desa, termasuk 34 gedung sekolah, mulai Taman Kanak-kanak hinga SMA. Ada lebih 60 ribu orang mengungsi. Sekitar 87 industri skala rumahan hingga skala pabrik besar yang ditenggelamkan lumpur, telah mengadukan tuntutan kerugian kepada Lapindo. Belum lagi sarana publik macam, jalan tol, listrik, pipa gas, air minum dan telekomunikasi – yang terganggu bahkan tak bisa lagi digunakan.

Lumpur yang menyembur itu, menurut Dwi Andreas Santosa – peneliti IPB, mengandung logam berat macam Cadmium, Chromium, Arsen juga Merkuri, yang kadarnya diatas ambang baku mutu yang dipersyaratkan. Demikian pula kandungan mikrobilologi pembawa bibit penyakit macam Coliform, Salmonella dan Stapylococcus Aureus.

Kawasan tersebut kini makin berbahaya. Sedikitnya 15 kali tanggul penahan lumpur jebol dan menggenangi kawasan sekitarnya. Tak hanya itu, hingga pertengahan Mei 2008, setidaknya ada 90 semburan lumpur baru disekitar rumah warga. Semburan lumpur ini mengandung Nitrogen Dioksida (NO2) yang mudah terbakar dan hidrokarbon (HC) yang beracun. Di Siring Barat, bahkan ditemukan hidrokarbon yang kandungannya lebih 266 ribu kali ambang baku yang diperbolehkan. (Kompas 23/5). Gas-gas itu berbahaya, bersifat karsinogeinik dan.dapat memicu kanker. Dan dampaknya akan terasa dalam jangka panjang.

PT Lapindo Brantas dimiliki sahamnya oleh PT Energi Mega Persada sejumlah 50%, Medco Energi sebanyak 32% dan sisanya milik Santos, dari Australia.

Ketiga pemilik diatas tak ada apa-apanya jika tak didukung oleh para pendananya – bank dan lembaga keuangan dan pemberi pinjaman. Dua tahun lalu PT EMP assetnya sebesar USD 515 juta. Asset ini ditopang 57% nya oleh bank, disusul pemegang saham (13%), agen pajak (12%), partner dagang (9%) dan lainnya (9%). Pemegang saham terbesar adalah keluarga , lewat dua perusahaannya mereka menguasai 68,5%. Ada juga Fortis OBAM perusahaan Nederland yang menguasai 0,5% saham.

Siapa bank yang memberikan pinjaman untuk PT EMP? Ada Bank mandiri, BNI, bank Niaga – CIMB Group, PMA Investment Advisors, Fortis Bank, Merrill Lynch & Co. dan Credit Suisse,.

Berbeda dengan PT EMP, Medco energi sebagian besar pendanaannya dilakukan oleh pemegang saham (35%), disusul pemberi jaminan (30%), mitra dagang dan agen pajak masing-masing 10%, Bank (5%) dan sisanya pemegang saham minoritas. Keluarga Arifin paniogoro yang mengontrol 50,7% saham Medco.

Pendanaan Santos dari Australia tak berbeda jauh. Ada 49% dimiliki pemegang sahamnya dan 20% pemberi jaminan. Barclays dan Maple-Brown Abbott adalah pemegang saham penting Santos.

Jadi, pemilik PT Lapido Brantas tak sendiri, mereka ditopang oleh para pemegang saham juga bank dan lembaga keuangan yang memberi pinjaman uang, baik dari dalam dan luar negeri. Mereka tersebar dari 11 negara. Bank-bank ini juga mendapat keuntungan dari pinjaman yang dia berikan.

Sebagai nasabahnya, anda bisa menanyakannya. Coba anda cek nama-nama berikut. Jangan-jangan anda tak tahu, kalau bank tempat anda menyimpan uang ternyata mendanai pemilik PT Lapindo Berantas.

  • Indonesia: Andalan Artha Advisindo Sekuritas, Bank Central Asia, Bank Danamon,Bank Mandiri, Bank Nasional Indonesia, Danatama Makmur, Indo Premier Securities, Investindo Nusantara Sekuritas.
  • Australia: ANZ, Caliburn Partnership, Commonwealth Bank of Australia, Maple-Brown Abbott
  • Inggris: Barclays, HSBC Bank, Standard Chartered Bank
  • Amerika Serikat : Citigroup, Goldman Sachs & Co, Merrill Lynch & Co., Morgan Stanley & Co.
  • Malaysia: Bank Niaga – Group
  • Jerman: Deutsche Bank, Deutsche Investitions- Und Entwicklungsgesellschaft
  • Nederland : Fortis Group, TMF Group, Vreewijk Management
  • Perancis: Natixis
  • Singapore : OCBC Bank, UBS, United Overseas Bank
  • Hongkong: PMA Investment Advisors
  • Switzerland : Credit Suisse

Sumber: FoE Europe, 2007 (JM)
jatam.com

Sela waktu dikantor, isi dengan berTrading Forex di Marketiva

1. Membuka Account Gratis. Daftar Disini!
2. Mendapat $5 Gratis.
3. Hanya dengan $1 sudah bisa bertrading.
4. Keamanan yang cukup bagus.
5. Memperoleh Software untuk bertrading secara real time.
6. Tersedia support berbahasa melayu.
7. Mendapatkan uang virtual, untuk latihan trading.

Tutorial 1 | Tutorial 2 | Tutorial 3 | Tutorial 4 | Tutorial 5
Tutorial 6 | Tutorial 7 | Tutorial 8 | Tutorial 9 | Tutorial 10

Download Ebook Gratis


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Inilah Tips Memilih Kredit Kendaraan
  2. Inilah 7 Tips Bisnis dari Rheinald Khasali
  3. Fakta Penting tentang Bakrie & Brothers
  4. Cynthia Venika, Asli Indonesia! No 1 Di Asia dan Urutan Ke-9 di Dunia
  5. How to Get Deposite More
  6. Peluang Bisnis Salon Khusus Wanita, Berikut Analisanya
  7. Selain Google Adsense, Chitika Juga OK
  8. Inilah 6 Hal Membuat Perempuan Susah Kaya
  9. Peringatan! Jangan Simpan Semua Uang di ATM!
  10. Peluang Bisnis MLM Online Bersama Oriflame Indonesia