Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Kementerian Negara Koperasi dan UKM mendorong agar UKM mulai mengadaptasi dan menggunakan ICT (Information and Communication Technology/teknologi komunikasi dan informasi) untuk mempromosikan produknya.

“Kita harus dorong UKM agar lebih beradaptasi dengan ICT,” kata Asisten Deputi Publikasi dan Informasi Bisnis Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Emilia Suhaimi, di Jakarta.

Untuk kepentingan itu, pihaknya sudah menerapkan beberapa kebijakan di antaranya menyosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang ICT kepada UKM melalui sejumlah program.

Akhir bulan lalu, pihaknya bekerja sama dengan beberapa instansi menyelenggarakan workshop, pelatihan, dan kiat-kiat untuk merancang pemakaian internet secara ekonomis.

“Kami juga menyelenggarakan lomba UKM yang sukses menggunakan internet sebagai pendukung bisnisnya,” katanya.

Hingga kini tercatat pengguna internet di Tanah Air jumlahnya mencapai 30 juta orang dan berpotensi terus bertambah setiap waktu.

Peningkatan jumlah itu tergolong cepat mengekor negara dengan jumlah pengakses internet terbesar sebelumnya yaitu Amerika Serikat dan Jepang.

“Berdasarkan proyeksi kongres dunia di bidang IT diperkirakan pada 2010 nanti, separuh penduduk dunia sudah menggunakan internet. Jadi kalau kita tidak mendorong UKM untuk mengenal dan menggunakan ICT maka kita akan ketinggalan jauh dari dinamika pasar global,” katanya.

Menurut Emil, di situlah fungsi pemerintah yang dalam hal ini memotori UKM agar mulai berpromosi menggunakan internet dan basis ICT yang lain.

“UKM jangan jadi barang aneh yang tidak compatible dengan sektor lain. Saat ini orang sudah serba cepat kalau lambat ya ketinggalan,” katanya.

Terlebih dengan terjadinya krisis finansial global, maka cepat atau lambat sektor riil termasuk UKM yang selama ini menjadi pondasi perekonomian Indonesia akan terdampak.

Beberapa UKM yang telah menggunakan ICT sebagai penunjang bisnis mereka di antaranya UKM Bonekasalma di Depok Jawa Barat, Yani Silver di Bali, dan Queendofood.

Ketiganya telah mempromosikan produknya melalui website yang dikelola Kemenkop www.indonesian-products.biz dan memiliki website pribadi. Pasar ekspor pun dengan mudah mereka tembus hingga kini.

Sukmawati, pemilik UKM Bonekasalma, mengatakan, penggunaan ICT untuk UKM merupakan solusi termurah dan termudah dibandingkan membuka toko.

“Selain itu, melalui website, tidak hanya penduduk di Indonesia saja yang bisa melihat produk kita tetapi semua penduduk dunia yang mengakses internet bisa,” katanya.

sumber: Kapanlagi.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Tahukah Anda, Berapa Jumlah Milyader Di Indonesia?
  2. Pendaftaran Dan Order Produk Kecantikan Oriflame Palembang
  3. Selain Google Adsense, Chitika Juga OK
  4. Basahnya Bisnis Lidah Buaya
  5. 14 Kunci Sukses Franchise Makanan Tradisional
  6. Pengetahuan Kredit A-Z / Istilah-Istilah Perbankan
  7. Inilah 5 Anggapan Salah tentang Kartu Kredit
  8. Inilah 5 Rahasia Perempuan Berpendapatan Besar
  9. Buka Toko Online Apa Yang Akan Saya Jual?
  10. Bagaimana Meningkatkan Ekspor via Internet