Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Memang tidak mudah memutuskan untuk pindah kerja, apalagi anda sudah cukup lama bekerja di perusahaan tersebut. Tapi jika anda ingin melakukan perubahan yang lebih baik, apalagi ada kesempatan untuk itu, jadi tidak ada salahnya anda mencoba. Karena kesempatan berharga tidak akan datang dua kali.

Permasalahan akan muncul, apabila anda sudah diterima di perusahaan baru tapi masih terikat di perusahaan lama. Untuk menyikapinya, sebaikya anda simak beberapa langkah dibawah ini.

Jika anda dinyatakan diterima dan sudah harus masuk ke tempat yang baru pada bulan depan, sebaiknya segera bicarakan pada atasan anda. Memberitahu kepindahan anda secara mendadak bukanlah sikap yang bijaksana. Karena tidak tertutup kemungkinan posisi anda harus segera digantikan oleh orang baru. Sehingga pemberitahuan lebih awal memungkinkan perusahaan untuk mencari pengganti anda.

Bicarakan hal ini kepada atasan. Jangan lupa kemukakan alasan kepindahan anda sebelum atasan menanyakannya. Mengungkapkan alasan kepindahan secara jujur adalah hal terbaik yang patut anda lakukan. Katakan saja jika anda mendapatkan ‘kesempatan dan peluang’ yang lebih baik dan kebetulan sesuai dengan minat anda, tentu saja tanpa bermaksud meremehkan perusahaan yang akan anda tinggalkan.

Tinggalkan kesan yang baik. Jangan pernah meninggalkan kesan bahwa kepindahan anda karena alasan yang bersifat pribadi dan subyektif. Jika anda mengatakan secara gamblang dan terbuka, sebagai atasan yang profesional tentu ia akan memahami anda. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih pada bos anda, atas kesempatan kerja yang telah diberikan pada anda selama ini. Sekaligus sampaikan pernyataan maaf anda jika mungkin ada kesalahan yang anda perbuat.

Kemudian jika anda sudah memberitahu bos, anda dapat memberitahu kepada teman-teman anda. Katakan pada teman dekat anda lebih dulu. Selanjutnya mungkin bos andalah yang akan mengumumkan atau memberitahukan kepindahan anda kepada semua rekan-rekan anda.

Memang bisa dimaklumi jika anda merasa jengah, ragu-ragu dan tidak enak hati untuk mengungkapkan keputusan kepindahan anda. Apalagi jika selama ini anda merasa memiliki teman-teman kerja yang menyenangkan dan bersahabat, atasan yang perhatian dan lingkungan yang ramah. Namun jika anda menuruti perasaan tersebut, anda akan semakin diliputi oleh perasaan dualisme antara pindah dan tidak jadi pindah.

Yakinkan diri anda bahwa keputusan untuk pindah memang sudah bulat. Jangan membayangkan hal-hal buruk di tempat baru. Yakinlah bahwa anda bisa menikmati pekerjaan di tempat baru dan mendapatkan teman-teman baru yang juga menyenangkan.

Saat detik-detik terakhir di kantor lama adalah saat-saat dimana anda menjadi pusat perhatian rekan-rekan anda, karena mereka berpikir sebentar lagi tidak akan melihat sosok anda. Untuk itu tinggalkan kesan yang ‘paling baik’ di mata rekan-rekan dan atasan anda. Selesaikan semua tugas yang menjadi tanggung jawab anda dengan sempurna. Jangan sampai anda meninggalkan pekerjaan yang belum terselesaikan saat anda keluar dari perusahaan tersebut.

Bereskan semua berkas dan dokumen kerja anda dengan rapi. Katakan pada atasan anda bahwa semua dokumen dan berkas-berkas kerja sudah anda susun dengan baik di meja anda. Sortir apa saja yang harus anda bawa dan apa saja yang harus anda tinggalkan. Jangan tinggalkan berkas-berkas pribadi seperti resume anda kepada perusahaan baru, foto diri, buku diari, surat-surat, atau apa saja yang tidak ada gunanya anda tinggalkan.

Cobalah anda adakan acara perpisahan sederhana bersama rekan-rekan kerja agar menjadi kenangan yang indah diantara anda dan rekan-rekan anda. Meskipun berpindah kerja, bukan berarti anda tidak bisa menjalin hubungan baik dengan mereka lho. Tetap menjalin hubungan dengan mereka dan tetap membangun link yang baik.

Fleksibilitas dan pengetahuan anda merupakan kunci dari perubahan yang telah anda lakukan. Keberanian dan kemauan untuk mempelajari hal-hal baru juga merupakan hal yang sangat penting untuk segera beradaptasi dengan pekerjaan di tempat baru. Semoga sukses.

perempuan.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Awas! Jangan Katakan Hal Ini Kepada Atasan Anda
  2. Mau Keliling Dunia Gratis? Pilih Profesi Berikut
  3. Pilih “Kolam Besar” atau “Kolam Kecil”?
  4. Teman Kamu Seorang Psikopat? Inilah 5 Tandanya
  5. Urutan Kelahiran Tentukan Kesuksesan
  6. 5 Hal, Yang Membuat Pembicaraan Anda Tidak Didengarkan
  7. Curi Waktu di Tengah Kesibukan Ngantor
  8. Tips Agar Surat Lamaran Anda Dibaca HRD
  9. Jauhi Sifat Buruk Penghambat Karir
  10. Jangan Katakan 4 Kalimat Ini Di Depan Bos Anda