Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Sebagai sebuah produk gadget, iPhone, termasuk produk fenomenal. Tak hanya penjualannya yang melesat, nama iPhone paling banyak diklik di mesin pencari Google. Juni adalah saat yang ditungu-tunggu para penggemar telepon seluler (ponsel) pintar keluaran Apple ini. Pekan-pekan ini, gerai Apple di Amerika Serikat, Eropa, dan belahan dunia lainnya banyak dikunjungi para penggila iPhone yang ingin memastikan kehadiran versi anyarnya yang dijanjikan meluncur bulan ini.

Seperti mengulang kehadiran iPhone pertama, yang diluncurkan setahun lalu dan menggemparkan industri telekomunikasi mobile, saat-saat menjelang kemunculan versi barunya juga menjadi perhatian banyak konsumen. Yang menunggu, tak hanya mereka yang jadi pendukung berat iPhone, tapi juga pendatang baru.

Tak pelak, konferensi para pengembang Apple, Senin (9/6) yang akan dihadiri Chief Executive Apple Steve Jobs, pasti akan menjadi semacam panggung hiburan yang banyak disorot para penggemar iPhone.

Apa yang membuat iPhone baru ini begitu ditunggu-tunggu? Tentu saja fitur-fitur yang dibenamkan pada gadget ini yang menjadi perhatian para penggemarnya. Apple bahkan sampai harus mencangkokkan fitur corporate e-mail dan beberapa program baru untuk mendongkrak penjualan.

Tapi, daya tarik utama dari iPhone anyar nanti adalah teknologi layar sentuh yang cukup sensitif. Juga, akses internet wireless dan fungsi media bergaya iPod, pemutar musik digital karya Apple.

“Yang menjadi perhatian Apple adalah membawa iPhone melambung dengan sejumlah inovasi barunya. Kalau tidak, produk ini akan bernasib sama dengan (Motorola) RAZR baru. Sempat menjadi ikon saat pertama keluar, tapi kemudian meredup karena sepi inovasi,” ujar Shiv Bakhshi, Direktur Riset Mobile pada perusahaan riset pasar IDC.

Namun sejauh ini Apple masih belum mau membuka ‘isi perut’ iPhone baru. Hanya, sejumlah analis memperkirakan ponsel ini akan mengadopsi jaringan generasi ketiga (3G). Penggunaan jaringan 3G ini mungkin sebagai jawaban atas sejumlah keluhan yang menyebutkan kecepatan akses Web iPhone versi lawas sangat lambat, yang mengandalkan jaringan EDGE dari AT&T Inc.

Untuk hal ini, Apple patut memperhatikan, terutama untuk kawasan Eropa yang lebih maju dalam hal pembangunan jaringan dibandingkan dengan Amerika Serikat. Kebetulan juga, penjualan iPhone di Benua Biru itu juga tak sekencang di Negeri Paman Sam.

“Saya melihat 3G penting untuk pasar AS, tapi esensial untuk pasar mancanegara,” sebut Avi Greengart dari Current Analysis.

Kehadiran iPhone baru ini tak hanya menggugah antusiasme penggemarnya, melainkan juga para pemegang saham. Itu terlihat dari melonjaknya harga saham Apple 50% selama tiga bulan terakhir dan ditutup di level US$ 186,10, Senin (2/6). Investor kembali yakin permintaan terhadap produk-produk Apple akan meningkat, seperti untuk komputer Macintosh, pemutar media iPod dan tentunya sang pendatang baru iPhone.

Analis Thomas Weisel, Doug Reid, bahkan sudah menaikkan target harga untuk saham Apple menjadi US$ 225 per lembar dari sebelumnya US$ 195, sebagai antisipasi kuatnya permintaan terhadap laptop dan penjualan iPhone baru hingga mencapai 16,5 juta unit tahun depan.

Antusiasme pasar dalam menyambut kehadiran iPhone itu tak berlebihan, karena Apple juga sudah melengkapi handset ini dengan sejumlah layanan dan program baru. Beberapa sentuhan baru pada iPhone teranyar ini adalah kemampuan men-download lagu dari iTunes dengan menggunakan jaringan selular. Para pengguna iPhone nantinya harus terkoneksi ke jaringan Wi-Fi untuk mendapatkan musik dari toko online Apple.

Apple juga memperkenalkan fitur corporate e-mail, yang akan menggiring iPhone ke dunia bisnis. Selain itu, ada fitur applications store yang akan menjual program hasil karya para pengembang di luar Apple. Layanan ini mengakhiri kebijakan Apple sebelumnya yang menolak software pihak ketiga masuk ke produk mereka.

Tapi yang menjadi keluhan dari kebanyakan penggemar iPhone adalah soal tingginya harga gadget ini. Sehingga memunculkan spekulasi Apple akan menawarkan iPhone baru dengan harga subsidi. Ini berkat kesepakatan dengan operator AT&T yang akan memangkas biaya layanan bulanan dari para pelanggan. Jika hal ini benar, iPhone benar-benar akan menjadi produk fenomenal yang merangkul jutaan penggemarnya di seluruh dunia.

INILAH.COM


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Teknologi GPS Deteksi Ponsel Hilang
  2. 13 Trik Merawat Baterai Ponsel
  3. Di Inggris Banyak Orang Tua Menyesal Berikan Gadget kepada Anak
  4. 20+ Aplikasi Instant Messenger/Pesan Singkat HP dan PDA Gratis
  5. Handphone Baru Besutan Google
  6. 20+ Aplikasi Internet Mobile Untuk Handphone dan PDA
  7. Apa itu Global Positioning System?
  8. Solusi Keamanan Lengkap F-Secure Untuk Smartphone
  9. Indah atau Membosankan? Kalau Masa Kecil tanpa “Gadget”,
  10. IPhone Paling Digemari di Dunia