Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Resep Masakan dan Lifestyle – Sebagian orangtua memikirkan secara matang-matang ketika akan memberikan nama kepada buah hatinya, sebab nama diyakini merupakan doa dan harapan orangtua kepada sang anak. Nama yang dipilih pun begitu sesuai dengan jenis kelamin, misalnya nama yang sangat feminin untuk anak perempuan.

Namun, ada periode dimana nama-nama tertentu menjadi populer di kalangan orangtua. Terkait dengan hal tersebut, para ahli di BabyCenter baru saja merilis analisis tengah tahun tentang nama-nama bayi yang populer. Mereka menyatakan bahwa di tahun 2015, nama-nama bayi yang cenderung netral kini semakin digemari dan dipilih para orangtua.

Situs tersebut juga menyebutkan berbagai nama yang banyak dipilih oleh para orang tua di sepanjang tahun 2015. Nama-nama tersebut antara laim Amari, Karter, Phoenix, Quinn, dan Reese. Menurut pihak BabyCenter, orangtua di masa kini lebih terbuka pemikirannya. Oleh sebab itu, mereka tidak sungkan memilih nama-nama yang netral untuk bayi mereka.

“Kaum milenial adalah kelompok masyarakat yang terbuka pikirannya dan menerima banyak hal. Mereka tidak ingin anak mereka merasa tertekan karena ada stereotip yang mungkin bersifat mengekang. Sama halnya dengan perusahaan yang memproduksi pakaian netral untuk anak-anak dan menghapus label jender untuk mainan, sekarang ini ada peningkatan untuk memilih nama yang netral,” ungkap Linda Murray, editor global BabyCenter.

Hal ini juga dibuktikan dengan beberapa selebriti yang memilih untuk memberi nama yang netral untuk buah hati mereka. Pasangan aktris Blake Lively dan aktor Ryan Reynolds, misalnya, memberi nama bayi perempuan mereka James. Pasangan artis peran Drew Barrymore dan Will Kopelman memberi nama Frankie untuk anak perempuan mereka.

Menurut BabyCenter, apabila para selebriti pun turut mengikuti tren pemberian nama semacam ini, maka tidak tertutup kemungkinan bahwa inilah tendensi yang terjadi di populasi orangtua masa kini. Orangtua sudah melepaskan label yang mengidentifikasi jender melalui nama.

Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan, kompas.com