AddThis Social Bookmark Button SocialTwist Tell-a-Friend Share Lintas beritakan

Ads by resep.web.id Informasi pasang iklan


Hanya mengKlik iklan, anda akan dibayar : Infonya Klik Disini!

Punya website / blog? Promosikan Disini! dan Disini! Gratis.

Dapatkan / langganan update artikel resep.web.id FREE
via account facebook klik disini, atau via email klik disini



“Dari sejak ia lahir, bayi Anda berusaha berkomunikasi dengan Anda. Ia akan secara konstan berusaha menyampaikan kebutuhannya,” terang George Herman, ahli hipnoterapi dari Mind Clinic, pada talkshow Memahami Baby Talk di RSIA Bunda beberapa waktu lalu. Pada usia 0-3 bulan hidupnya, kecerdasan bayi belum sepenuhnya terbentuk, karena itu ia tak bisa menyampaikan keinginannya. Karenanya, sebagai orangtua, kita harus memahami apa yang ingin disampaikan si bayi lewat tangisannya. Ya, tangisannya. Karena jika Anda jeli mendengar, ternyata tangisan bayi memiliki arti tersendiri.

Menurut George Herman, bayi ingin menyampaikan kebutuhannya kepada siapa pun lewat tangisan. Pada talkshow itu, George Herman membagikan informasi mengenai Baby Talk, yang ditemukan oleh seorang wanita bernama Priscilla Dunstan. Priscilla memiliki kepandaian lebih dalam hal pendengaran. Ia memiliki kepekaan untuk mendengar suara. Ketika ia mendengar anaknya, Tomas menangis, makin hari ia pun mengenali adanya perbedaan akan kebutuhan si kecil. Dari sana ia mempelajari arti dari tangisan-tangisan bayi.

Dalam situsnya, Dunstanbaby.com, Priscilla mengatakan bahwa bayi akan menggunakan suara dan gerak tubuh untuk mengutarakan kebutuhannya. Suara-suara yang diciptakan bayi tidaklah acak. Bayi akan menciptakan suara yang muncul karena ia merespon kebutuhan fisiknya. Jika kebutuhan ini tidak dipenuhi, tangisannya akan makin kencang dan bayi pun akan makin gusar.

“Menurut saya, memahami bahasa bayi itu sangat penting, karena hal ini akan membangun keintiman ibu dan anak, khususnya saat anak di usia 0-3 bulan,” ungkap Egidia, artis dan presenter yang sudah menerapkan metode Baby Talk ini dengan kedua anaknya. Egidia mengatakan, dengan memahami bahasa bayi, kita akan cepat tanggap akan kebutuhannya. Ketika kebutuhannya cepat ditanggapi, emosi anak pun akan makin baik. Misal, ketika, si bayi baru mendapatkan perhatian ketika sudah menangis kencang, ia belajar bahwa ketika ia butuh sesuatu ia akan menangis dengan kencangnya. Lalu di kali lain, ia secara otomatis belajar, bahwa ia harus menangis amat kencang agar kebutuhannya dipenuhi. Anak dan orangtuanya pun akan gusar dan sama-sama lelah.

Di acara tersebut, Egidia berbagi cerita, bahwa ia kerap kali mendengar orangtua baru lain mengeluhkan bahwa mereka kekurangan tidur karena si bayi terus menangis. Sementara ia, tak pernah merasa seperti itu, karena bayinya bisa tidur lelap di malam hari. Jika pun terbangun, Egidia bisa tahu kebutuhan si bayi apa, langsung ditanggapi, dan keduanya bisa langsung tidur kembali.

George Herman mengatakan, bahwa ada 5 kebutuhan dasar bayi, yakni; lapar karena ingin minum susu, mengantuk dan ingin tidur, ada gas yang ingin dikeluarkan lewat sendawa, dan perut bagian bawahnya sakit karena ingin keluar gas atau buang air.

Berdasarkan kebutuhan itu, si bayi secara refleks akan mengeluarkan suara lewat mulutnya. Untuk mengenali suara-suara tersebut dibutuhkan kejelian dari orangtua untuk mengerti dan mendengarkannya. Berikut apa yang dikatakan Priscilla Dunstan mengenai hasil tangisan si anak:

  1. Neh; ada suara “nnn” di depan tangisan si bayi. Ini artinya si bayi lapar dan ingin minum susu.
  2. Heh; ada suara “hhh” di depan tangisannya, yang berarti ada rasa tidak nyaman di tubuhnya. Entah itu karena popoknya basah, tubuhnya merasa kepanasan, atau merasa kedinginan.
  3. Eh; tak ada “N” atau “H” di depannya, artinya lambungnya sakit/sesak, minta badannya ditegakkan agar bisa bersendawa dan mengeluarkan gas dari lambungnya.
  4. Eairh; ada huruf “R” di tengahnya, artinya di bagian perutnya ada rasa tidak nyaman. Ia sedang mengejan, karena mau buang air besar, atau ingin mengeluarkan angin dari perutnya.
  5. Aaw/owh; ada bentuk membulat di mulutnya dan cenderung membuka mulut. Artinya, ia mengantuk dan ingin dibuat nyaman seperti saat ia akan dibawa tidur.

Menurut Priscilla, bahasa ini merupakan bahasa universal, untuk seluruh bayi di dunia. Karena bahasa ini terucap berdasarkan refleks bayi akan kebutuhan tubuhnya. Jika Anda ingin mengenali lebih jelas suara-suara bayi tersebut, Anda bisa mencari bukunya di toko-toko buku, atau melihat dan mendengarnya lewat internet.

sumber: NAD, Editor: NF, kompas.com


SEO Kontes

Facebooknya Indonesia, The Indonesian Social Network.
Dapatkan banyak teman baru disini!, Dengan Aplikasi IM Chat dan Chat Room, Sharing Video/Mp3, Blog Dll
Daftar Disini!

Segera bergabung dengan FORUM kami, Daftar !

Sela waktu dikantor, isi dengan berTrading Forex di Marketiva

1. Membuka Account Gratis. Daftar Disini!
2. Mendapat $5 Gratis.
3. Hanya dengan $1 sudah bisa bertrading.
4. Keamanan yang cukup bagus.
5. Memperoleh Software untuk bertrading secara real time.
6. Tersedia support berbahasa melayu.
7. Mendapatkan uang virtual, untuk latihan trading

Tutorial 1 | Tutorial 2 | Tutorial 3 | Tutorial 4 | Tutorial 5 | Tutorial 6 | Tutorial 7 | Tutorial 8 | Tutorial 9 | Tutorial 10


Related posts:

  1. Kamus Mimpi : Terjemahkan Mimpi Anda! Inilah Arti Mimpi Anda Bermimipi adalah suatu hal yang normal terjadi pada siapa...
  2. Kenali (TBC) Tuberkulosis Pada Bayi Deskripsi Tidak hanya menyerang orang dewasa, tuberkolosis juga bisa...
  3. Sakit Gigi Sebabkan Bayi Prematur Tidak bisa dipungkiri bahwa saat hamil perempuan cenderung malas...
  4. Bayi Kuning, Sembuhkan Dengan Teh Cina Periset dari Baylor College of Medicine di Houston, Amerika...
  5. CSS Tab Designer, Generator Untuk Menu Web Anda Bingung bikin menu website anda? Gunakan saja css tab...
  6. Anda Berselingkuh? Anda Termasuk Tipe Yang Mana? Anda mungkin hanya tahu dua jenis peselingkuh: pria yang...
  7. Cara Menghitung Tanggal Kelahiran Bayi (Estimated Date of Delivery) Kapan Anda akan melahirkan, sebenarnya sudah dapat diketahui sejak...
  8. Apakah Anak Anda Suka Ngompol? Berikut Cara Mengatasinya MENGATASI kebiasaan mengompol pada anak bukanlah hal yang mudah....
  9. Cukup Dengan 5 Hal Saja, Dijamin Kulit Anda Akan “Bernafas” Kadang kita melupakan hal-hal kecil atau sepele yang dampaknya...
  10. Anda Lagi Hamil? Hindari Makanan Berikut Banyak pendapat mengatakan, pada prinsipnya kehamilan bukanlah penyakit. Jadi...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.