Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Selama ini kemandulan atau sterilitas dituding sebagai salah satu penyebab keretakan rumah tangga. Padahal jika ada pasangan yang kebetulan mengalaminya, dukungan dari kedua belah pihak, istri dan suami sangat diperlukan. Sebenarnya, apa sih kemandulan, dan bagaimana solusinya?

Penyebab Kemandulan
Pada perempuan biasanya terjadi karena rahimnya telah diangkat, sehingga secara permanen ia tidak bisa hamil. Penyebabnya rahim diangkat bisa bermacam-macam, di antaranya karena kanker atau endometriosis akut. Atau perempuan yang indung telurnya tidak lagi bisa memproduksi sel telur sehingga tidak mendapatkan menstruasi, jadi tidak ada yang bisa dibuahi oleh pasangan.

Sedangkan kemandulan pada laki-laki jika laki-laki tersebut memiliki kualitas sperma yang di bawah standar sehingga sulit untuk membuahi sel telur. Atau laki-laki yang menderita infeksi kelamin atau varikokel. Penyakit varikokel banyak menyerang laki-laki yang duduk terlalu lama. Hal ini menyebabkan pembuluh vena membesar sehingga bisa menyebabkan pembuluh diĀ  scrotum (buah zakar) terganggu. Hal ini berpengaruh besar terhadap kekuatan semburan sperma yang diperlukan untuk proses pembuahan. Dikastrasi atau dikebiri juga merupakan penyebab kemandulan pada laki-laki.

Solusi
Vonis mandul memang bisa membuat dunia runtuh. Tetapi saling menyalahkan dan menuduh tidak akan menyelesaikan masalah. Sebaiknya pasangan suami – istri bekerja sama untuk menemukan penyelesaian.

Selain rahim yang diangkat dan dikastrasi, maka masalah yang menyebabkan kemandulan ini masih bisa diupayakan pengobatan dan terapinya.

Misalnya, pada perempuan jika diketahui bahwa masalah utama adalah tidak adanya sel telur, maka dapat dicari tahu penyebabnya. Salah satu penyebab indung telur tidak berproduksi adalah karena tumor di ovarium. Untuk itu harus segera dilakukan tindakan operasi. Sedangkan pada laki-laki bisa dilakukan dengan inseminasi buatan, yaitu sperma suami langsung disemprotkan ke dalam rongga rahim. Jadi dilakukan pembuahan buatan.

Solusinya lainnya adalah dengan Gamet Intra Fallopian Tube (GIFT) atau bayi tabung. Hal tersebut bisa dilakukan dengan melihat kemungkinan dari kondisi alat reproduksi pihak perempuan. Namun bagaimanapun juga, cara ini memerlukan pertimbangan yang sangat matang dari kedua belah pihak.


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Mungkinkah Anda Melahirkan Anak Kembar?
  2. Vitamin A Cegah Bayi Sumbing
  3. Lagi Hamil? Perhatikan Pola Makan Anda, Berikut 8 Tipsnya
  4. Inilah 8 Tips Cara Aman Pakai Kosmetik Saat Hamil
  5. Inilah 10 Hal Proses Melahirkan, Harus Di Ketahui Calon Ibu
  6. Inilah 10 Tanda Awal Kehamilan
  7. Bahaya Masuknya Sperma ke Rahim Ibu Hamil
  8. Mengenali Tanda Kehamilan
  9. Stres Saat Hamil ? Atasi Dengan Cara Berikut Ini
  10. Ingin Anak Laki – Laki Atau Perempuan? Berikut Caranya