Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :



JUMLAH ibu yang melahirkan melalui operasi sesar semakin meningkat. Para ibu memilih proses ini dengan berbagai alasan, mulai dari mengurangi rasa sakit hingga sebagai langkah antisipasi jika bayi diprediksi mengalami gangguan.

Apakah cara ini benar-benar aman? Berikut uraian dari para pakar mengenai manfaat dan risiko operasi sesar:

Sama seperti prosedur operasi lainnya, sesar mempunyai manfaat dan kerugian yang perlu Anda pertimbangkan.

“Sesar tentunya bermanfaat, terutama dari sisi kepraktisan,” terang Iffath Hoskins , MD , dari departemen obsetri Lutheran Medical Center di Brooklyn , New York .”Dengan sesar, ibu juga tahu pasti kapan bayinya akan lahir.” Selain itu, terang Hoskins, Anda bisa menyiapkan segala sesuatu, termasuk spesialis yang bisa membantu jika bayi bermasalah.

Selain manfaat positif, lanjut Hoskins, sesar juga mempunyai risiko.”Perempuan perlu memahami bahwa sesar merupakan pembedahan besar di area perut,” terang Jan Kriebs dari departemen obstetri dan ginekologi University of Maryland Medical Center. “Meskipun ditangani oleh berbagai ahli, sesar tetap saja berisiko,” terang Kriebs, seperti dikutip situs webmd.com.

Prosedur ini melibatkan pembedahan melalui kulit, perut, otot, dan kemudian masuk ke dalam rahim. Dari awal hingga akhir, biasanya memerlukan waktu tiga hingga empat jam.

Menurut Hoskins, 40 persen atau lebih perempuan yang melakukan tiga kali atau lebih sesar akan mengalami komplikasi ini.

Pemulihan
Pemulihan setelah melakukan operasi sesar, menurut Katherine Economy, MD, MPH, dari departemen obstetri Brigham and Women’s Hospital/Harvard Medical School, bukanlah hal yang mudah. Ibu biasanya masih perlu menjalani perawatan di rumah sakit selama empat hari. Sedang ibu yang melahirkan secara alami biasanya hanya memerlukan waktu dua hari.

Selain itu, Anda masih akan menggunakan kateter segera setelah operasi. Di samping itu, efek dari anestesi lokal akan bertahan selama beberapa jam. Artinya, Anda akan mati rasa dari pinggang ke bawah dan Anda akan memerlukan narkotik untuk meradakan sakit.

Pesan pentingnya, terang Econmy, melahirkan melalui vagina dan operasi sesar sama-sama aman.”Tapi perlu diingat, jika membandingkan proses kelahiran alami yang berjalan lancar dan proses sesar yang berjalan lancar, proses melahirkan alami melalui vagina masih jauh lebih aman.”

Koleksi video

  1. Operasi Sesar, klik disini!
  2. Melahirkan Normal, klik disini!

sumber: mediaindonesia.com

Lazada Indonesia


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Janin 12 Minggu “Berjalan” Dalam Rahim Ibu
  2. 3 Hal Tak Terduga berikut Ini, Bisa Melancarkan Persalinan
  3. Stres Saat Hamil ? Atasi Dengan Cara Berikut Ini
  4. Mau Punya Anak Dengan IQ Tinggi Ikuti 5 Tips Berikut
  5. Mau Cepat Hamil? Ikuti Tips Berikut
  6. Mengenali Tanda Kehamilan
  7. Kekurangan Asam Folat, Sulit Untuk Hamil
  8. Ternyata Orgasme Saat Hamil Sangat Penting Lho!
  9. Makanlah Pisang Jika Ingin Anak Laki-laki
  10. Inilah Alasan Kenapa Saat Hamil Dilarang Minum Kopi