Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Anda pernah menyaksikan pemandangan ibu yang sedang hamil besar terpaksa menggendong anaknya yang rewel? Meski sudah dibujuk, si kakak ini terus menangis sambil meronta-ronta dan menendang-nendangkan kakinya ke perut ibunya. Orang-orang di sekitarnya hanya bisa memandang kasihan.

Sebenarnya tidak masalah ibu hamil menggendong anak, apalagi kalau si kakak memang masih sangat kecil. Namun, beberapa hal berikut sebaiknya menjadi perhatian:

  1. Tidak ada batasan berapa kilo beban boleh diangkat, tetapi sebaiknya Anda tidak sampai merasa kelelahan atau keberatan saat menggendong anak. Jika perut sudah sangat besar, sebaiknya beban tidak lebih dari 5 kg, lebih dari itu sebaiknya dihindari.
  2. Kalau memang ada orang lain yang menggantikan, sebaiknya minta tolong untuk menggantikan menggendong anak.
  3. Pastikan selama digendong anak tidak meronta-ronta atau menendang-nendang perut Anda.
  4. Kalaupun terpaksa harus menggendong, batasi waktunya 5-10 menit saja. Jangan terlalu lama hingga Anda merasa kelelahan.
  5. Masyarakat tertentu, seperti Jepang, Korea, dan Papua, mempunyai kebiasaan menggendong di punggung. Kalau memang bisa, itu lebih aman daripada menggendong di depan. Akan tetapi, kalau tidak terbiasa, jangan dipaksakan. Salah-salah, Anda bersama si kecil malah jatuh berbarengan.

(Tabloid Nakita/Marfuah Panji Astuti)

Editor: Dini, kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Makanan Berikut, Bikin Anak Tambah Cerdas
  2. Browser Untuk Anak Autis (FREE)
  3. 7 Obat yang Tabu Diberikan pada si Kecil
  4. Kenapa Anak Anda Sering Sakit? Inilah Penyebabnya
  5. Jika si Kecil Suka Berkelahi
  6. Inilah 6 Fakta Tentang Kelahiran di Rumah
  7. Kenapa Mengenalkan Permainan Tradisional Pada Anak ?
  8. Kiat Mengembangkan Otak Anak
  9. Inilah 10 Masalah Pada Bayi Yang Baru Lahir
  10. Inilah Cara Jitu Cegah Anak Jajan Sembarangan