Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Depresi memang kondisi psikologis yang cukup banyak dialami oleh sebagian orang dari berbagai kelompok usia. Perilaku adalah bagaimana seseorang bertindak sebagai akibat dari gejala-gejala. Perilaku merupakan tanggapan secara sadar atau bawah sadar untuk beberapa jenis stimulasi atau dorongan dalam tubuh.

Ada banyak contoh dari gejala umum dan respon perilaku yang sesuai. Misalnya, kulit gatal menyebabkan seseorang untuk menggaruk. Gejala kesehatan mental adalah tidak berbeda, misalnya kesedihan dapat menyebabkan menangis.

Berikut 5 perilaku depresi yang paling umum terjadi seperti dikutip dari DiscoveryHealth :

1. Sedikit makan
Depresi terkenal menyebabkan nafsu makan berkurang dan merupakan penyebab utama penurunan berat badan yang tidak diinginkan. Kehilangan nafsu makan adalah gejala neurovegetatif yang berasal dari sistem saraf otonom. Namun, orang dengan depresi atipikal cenderung makan lebih banyak dan benar-benar dapat mengalami kenaikan berat badan.

2. Tidur tidak teratur
Hampir 80 persen orang dengan depresi memiliki pengalaman kondisi tidur teratur karena mengalami gejala neurovegetatif. Sebaliknya, kurang tidur juga dapat menyebabkan depresi. Oleh karena itu, orang yang depresi dapat menemukan dirinya sendiri dalam siklus insomnia dan depresi yang terus-menerus.

3. Ke dokter dengan nyeri yang tidak jelas
Sakit atau nyeri yang tak dapat dijelaskan adalah gejala yang dikenal sebagai depresi. Jika depresi didiagnosa, antidepresan dapat digunakan untuk mengelola masalah fisik dan mental yang dialami oleh orang yang depresi. Antidepresan, pada kenyataannya merupakan perawatan terpercaya dari banyak sindrom nyeri kronis, dengan atau tanpa depresi.

4. Malas bersosialisasi
Orang yang depresi dapat berhenti bersosialisasi dan berpartisipasi dalam kegiatan yang sebelumnya sangat disukai, atau malas berinteraksi dengan orang yang dicintai.

5. Sakit secara fisik
Rasa sakit dan nyeri yang disebabkan oleh depresi dapat membuat seseorang merasa sakit secara fisik dan dengan demikian dapat dianggap sakit secara fisik. Kurang tidur dan kurang makan yang dapat merupakan perilaku depresi juga dapat menyebabkan sakit secara fisik.

sumber: detik.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Ketahui Batas Aman Pengawet Mie Instant
  2. Inilah 10 Tips Hidup Sehat Yang Harus Di Terapkan Ke Anak
  3. Wow… 30 Juta Penduduk Indonesia Terinfeksi Hepatitis
  4. Waspadai Kanker Payudara Pada Pria
  5. Sakit Kepala Migren dan Kiat Mengatasinya
  6. Inilah 10 Makanan Yang Membuat Gigi Anda Ternoda
  7. 5 Tips : Cara Menentukan Dokter Yang Tepat
  8. Rokok Herbal Tetap Berbahaya Bagi Kesehatan
  9. Harus Bijak Konsumsi Vitamin C
  10. Khitan Mampu Cegah Penularan AIDS