Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Perbedaannya bisa dilihat dari tiga faktor berikut ini:

1. Tingkat keparahan
Anak yang memiliki fobia merasa sangat khawatir bahkan saat sumber ketakutan tidak ada di hadapannya. Misal, anak yang takut anjing akan merasa takut saat mendekati anjing di jalanan. Tapi, anak fobia anjing, merasa takut bahkan saat ia hanya memikirkan tentan anjing.

2. Lamanya ketakutan
Umumnya ketakutan yang terjadi pada masa kanak-kanak sifatnya hanya sementara dan dapat dihilangkan dengan dukungan serta bantuan terarah. Sedangkan fobia lebih sulit dihilangkan dan akan tetap dirasakan selama bertahun-tahun, tidak hanya dalam beberapa bulan.

3. Akibat
Setiap ketakutan memiliki efek masing-masing pada kehidupan anak. Misal, si anak berusaha menghindari acara pertunjukan badut ketika pergi ke pesta ulang tahun karena takut bertemu badut. Sebaliknya fobia lebih parah, dapat membuat anak sama sekali tidak mau datang ke pesta ulang tahun.

sumber: kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Inilah Fakta Menarik Tentang Gula
  2. 10 Mitos Tentang Makanan Yang Salah
  3. KEPERCAYAAN CINTA ?
  4. Alkohol 3 Kali Lebih Berbahaya Untuk Wanita
  5. Ternyata Orang Yang Suka Begadang Dan Bangun Siang Lebih Sukses Karirnya
  6. Apophis Siap menabrak Bumi pada tahun 2036
  7. 8 Macam Kepribadian
  8. Mata Terpejam Saat Bersin Kenapa?
  9. Inilah Efek dan Pengobatan Serangan “Gigitan” Tomcat
  10. Kenapa Perempuan Lebih Cerewet ? Inilah Penyebabnya