Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Perbedaannya bisa dilihat dari tiga faktor berikut ini:

1. Tingkat keparahan
Anak yang memiliki fobia merasa sangat khawatir bahkan saat sumber ketakutan tidak ada di hadapannya. Misal, anak yang takut anjing akan merasa takut saat mendekati anjing di jalanan. Tapi, anak fobia anjing, merasa takut bahkan saat ia hanya memikirkan tentan anjing.

2. Lamanya ketakutan
Umumnya ketakutan yang terjadi pada masa kanak-kanak sifatnya hanya sementara dan dapat dihilangkan dengan dukungan serta bantuan terarah. Sedangkan fobia lebih sulit dihilangkan dan akan tetap dirasakan selama bertahun-tahun, tidak hanya dalam beberapa bulan.

3. Akibat
Setiap ketakutan memiliki efek masing-masing pada kehidupan anak. Misal, si anak berusaha menghindari acara pertunjukan badut ketika pergi ke pesta ulang tahun karena takut bertemu badut. Sebaliknya fobia lebih parah, dapat membuat anak sama sekali tidak mau datang ke pesta ulang tahun.

sumber: kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. 40% Spam Dunia Berasal dari Satu Sumber
  2. Kondom Bukan Pemicu Seks Bebas
  3. Inilah Kegiatan Diluar Kesadaran, Saat Anda Tertidur
  4. Ternyata Kopi Tidak Terbukti Bikin Mata Melek
  5. 10 alasan mengapa memilih WordPress.com
  6. Perempuan Perokok Sulit Dapatkan Anak Laki-Laki
  7. Ternyata HIV Sudah Ada Dari Puluhan Ribu Tahun Lalu
  8. Bahaya Kanker Di Balik Melamin Murah !
  9. Inilah 3 Tanda Makanan yang Menggunakan Pemanis Buatan
  10. Inilah 4 Prinsip Penularan HIV