AddThis Social Bookmark Button SocialTwist Tell-a-Friend Share Lintas beritakan

Ads by resep.web.id Informasi pasang iklan


Hanya mengKlik iklan, anda akan dibayar : Infonya Klik Disini!

Punya website / blog? Promosikan Disini!



Leukemia merupakan salah satu jenis penyakit mematikan yang sangat ditakuti banyak orang. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal batasan usia. Namun, baru-baru ini suatu penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa para profesional yang bekerja di perusahaan pemakaman lebih berisiko terserang dengan penyakit berbahaya ini.

makam

Tim peneliti dari National Cancer Institute menemukan bahwa kematian yang disebabkan oleh salah satu jenis leukemia, yaitu leukemia myeloid meningkat lebih tinggi pada pekerja yang terlibat dalam pembalseman mayat.

Formaldehida yang digunakan untuk membalsem mayat ditengarai sebagai penyebab utama kematian akibat leukemia.

“Penelitian sebelumnya menunjukan angka kematian akibat penyakit berbahaya seperti lymphohematopoietic dan kanker otak pada ahli anatomi, ahli patologi, dan pekerja pemakaman atau semua yang bekerja dengan formaldehida sangat tinggi,” tulis Laura Freeman, sang peneliti dalam pernyataanya.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam Journal of the National Cancer Institute ini melibatkan lebih dari 400 petugas di pemakaman. Mereka mempelajari 168 pekerja yang meninggal akibat berbagai jenis leukemia, 48 pekerja yang meninggal akibat tumor otak dan dibandingkan dengan 265 pekerja pemakaman yang meninggal akibat penyebab lain. Hasilnya ditemukan bahwa mereka yang menghabiskan waktunya bekerja dengan membalsem mayat atau jenis pekerjaan lainnya yang secara langsung terekspos dengan larutan pembalsem cenderung meninggal dengan leukemia myeloid.

“Dalam beberapa dekade belakangan ini, lebih dari 2 juta pekerja di Amerika Serikat terekspos formaldehida, termasuk diantaranya adalah pada ahli ilmu anatomi, ahli patologi, pekerja pemakaman dan mereka yang berhubungan dengan tubuh atau spesimen biologi yang diawetkan dengan formaldehida,” tulis para peneliti.

Menurut para peneliti, penelitian ini dapat membantu menjelaskan angka kematian tertinggi yang tidak diketahui penyebabnya diantara para pekerja profesional ini.

sumber: conectique.com




Facebooknya Indonesia, The Indonesian Social Network.
Dapatkan banyak teman baru disini!, Dengan Aplikasi IM Chat dan Chat Room, Sharing Video/Mp3, Blog Dll
Daftar Disini!

Segera bergabung dengan FORUM kami, Daftar !

Sela waktu dikantor, isi dengan berTrading Forex di Marketiva

1. Membuka Account Gratis. Daftar Disini!
2. Mendapat $5 Gratis.
3. Hanya dengan $1 sudah bisa bertrading.
4. Keamanan yang cukup bagus.
5. Memperoleh Software untuk bertrading secara real time.
6. Tersedia support berbahasa melayu.
7. Mendapatkan uang virtual, untuk latihan trading

Tutorial 1 | Tutorial 2 | Tutorial 3 | Tutorial 4 | Tutorial 5 | Tutorial 6 | Tutorial 7 | Tutorial 8 | Tutorial 9 | Tutorial 10


Related posts:

  1. Pecinta Teh Berisiko Rendah Kena Kanker Kulit
  2. Penggemar Daging Bakar Berisiko Kanker Payudara
  3. Harapan Baru bagi Pasien Kanker Prostat
  4. Perawat dan Petugas Kebersihan Berisiko Asma
  5. Sakit Gusi Pertanda Awal Kanker?
  6. Berpinggang 100/85 Cm Berisiko Terkena Kanker
  7. Terapi Cryo, Pengobatan Baru Bagi Penderita Kanker
  8. Perempuan Kidal Diduga Lebih Pendek Usia
  9. Jauhkan Kanker Prostat Dengan Brokoli
  10. Yang Perlu Diketahui Tentang Leukemia