Pulpen - Pen Promosi Murah, Klik Disini!Pin Promosi Murah, Klik Disini!


Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :



KATETERISASI jantung ini bisa mendeteksi, apakah seseorang positif menderita jantung koroner. Hebatnya lagi metode ini mampu bekerja dengan tingkat kesalahan sangat kecil, bahkan mencapai 0 persen.

Saat ini jantung koroner masih menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Yang lebih menyedihkan, jumlah pasien jantung koroner semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sebenarnya apa sih penyakit jantung koroner ini? Jantung koroner merupakan penyakit yang disebabkan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah koroner, yakni pembuluh darah yang memberikan makan pada otot jantung.

Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat disinyalir menjadi salah satu pemicunya. Selain memulai gaya hidup sehat, deteksi dini terhadap penyakit ini juga diperlukan untuk mengatasi meningkatnya risiko serangan jantung.

Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera Tangerang Dr Dasaad Mulijono Sp JP MBBS (Hons) FRACGP FRACP FIMSANZ PhD mengatakan, jantung koroner biasanya memiliki beberapa gejala. Antara lain nyeri dada yang sering disertai dengan penjalaran ke tangan kiri, pasien sering berkeringat, sesak atau perasaan seperti mau pingsan.

Namun, tidak semua pasien mengalami gejala tersebut. Malah 50 persen dari pasien jantung koroner tidak mengalami gejala tersebut. ”Itulah yang membuat jantung koroner susah dideteksi secara dini,” kata Dasaad. Nah, untuk memastikan apakah orang dengan gejala tersebut positif mengalami jantung koroner, pemeriksaan oleh dokter jantung adalah pilihan yang tepat.

Saat ini beberapa metode pemeriksaan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner bisa dilakukan. Pemeriksaan dilakukan dengan mendeteksi adanya sumbatan di pembuluh darah koroner. Pemeriksaan ini bisa dilakukan dengan berbagai alat.

Mulai alat yang sederhana seperti EKG dan treadmill sampai alat yang canggih yaitu MS-CT dan pemeriksaan gold-standard yaitu kateterisasi jantung.

Kateterisasi jantung atau gold standardmerupakan teknik yang diakui dunia internasional sebagai teknik terbaik dan terakurat untuk mendeteksi adanya sumbatan di pembuluh darah koroner. Kateterisasi jantung adalah tindakan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya penyumbatan di pembuluh darah koroner jantung dengan tingkat keakuratan tertinggi (gold standard).

”Keakuratan mencapai hampir 100 persen untuk mendeteksi adanya jantung koroner apabila menggunakan kateterisasi jantung atau gold standard,” kata dokter yang menjabat sebagai Direktur Bagian Jantung dan Pembuluh darah di RS Omni Internasional Alam Sutera Tangerang ini.

Kateterisasi jantung dilakukan menggunakan mesin angiografi. Ada beberapa prosedur yang harus dilakukan untuk melakukan kateterisasi jantung ini. Dokter spesialis jantung pertama-tama akan memasukkan selang kecil melalui pembuluh darah di tangan (radial atau brakial) atau di paha (femoral). Kemudian dilakukan pengambilan gambar melalui mesin angiografi, menyerupai gambar Xray. Tindakan hanya membutuhkan waktu 10-15 menit. Kemudian, pasien dapat mengetahui keadaan pembuluh darah koronernya saat itu juga.

”Hasil dari kateterisasi jantung bisa dilihat saat itu juga, cukup menunggu sekitar 10-15 menit, maka kita bisa tahu langkah apa selanjutnya yang harus dilakukan,” tuturnya.

Keadaan yang perlu diketahui setelah melakukan kateterisasi jantung adalah, letaknya sumbatan, derajatnya, dan banyaknya sumbatan. Melalui hasil kateter dapat diputuskan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya, yakni dengan balonisasi atau pemasangan stentatau bisa juga dikatakan sebagai tindakan operasi bypass jantung.

Hasil dari tindakan kateterisasi kemudian direkam dalam kepingan CD sehingga dapat diberikan kepada pasien. Rekaman CD tersebut dapat dilihat pasien dengan menggunakan komputer di rumah ataupun laptop. Di RS Omni Internasional Alam Sutera pemeriksaan dengan metode kateter ini bisa dilakukan.

Sebagai rumah sakit yang berkomitmen untuk mengembangkan teknologi pengobatan penyakit jantung, Omni Alam Sutera memang terus melakukan inovasi dalam pengobatan penyakit jantung. Marketing Manager RS Omni Internasional Alam Sutera Tangerang Dr Grace Hilza mengatakan, di Omni Alam Sutera pasien dapat menjalankan kateterisasi jantung dan intervensi jantung koroner (PCI) berkualitas internasional dengan harga yang pantas.

”Bahkan, kami juga memberikan keringanan khususnya kepada pasien-pasien yang kurang mampu dan melayani pasien-pasien peserta Askes,” kata Grace. Ia juga menambahkan, saat memasuki era globalisasi, rumah sakit ini siap bersaing dengan rumah sakit di luar negeri. Omni Internasional Alam Sutera Tangerang juga mengutamakan untuk mempekerjakan bangsa sendiri untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

”Dibanding harus berobat ke luar negeri, lebih baik berobat ke sini dengan dokter yang sama-sama lulusan dari luar negeri juga. Karena penanganan pasien jantung yang juga berkaitan dengan golden period ini haruslah cepat, dan dengan memilih tempat yang tepat,” kata Grace.

SUMBER; (Koran SI/Koran SI/tty), www.okezone.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Mengapa Serangan Vertigo Muncul + Solusi Tanpa Operasi
  2. Cegah Kanker Dengan Stroberi
  3. 10 Ciri Lelaki Depresi
  4. Gadis Overweight Beresiko Kena Penyakit
  5. Inilah Penyebab Darah Mens Banyak
  6. Kerja Shift Malam Rentan Terkena Kanker
  7. Buah Merah Tak Mampu Matikan Virus HIV
  8. Inilah Penjelasan Lengkap Kalau Hipnosis Bukan Mistis
  9. Bruxism, Gigi Gemeretuk Sewaktu Tidur
  10. Tahapan Obati Impotensi