Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

TAHUKAH Anda, kehidupan modern yang menuntut segala sesuatu serbainstan dan cepat, telah membuat manusia semakin menerapkan pola hidup tidak sehat. Padahal dari pola hidup seperti ini, munculnya berbagai macam penyakit berbahaya yang mematikan, seperti stroke.

Stroke, penyakit mematikan nomor tiga di Indonesia ini berawal dari keasidan (zat asam ) darah yang tinggi, pengentalan darah, dan penyumbatan pembuluh darah. Saat penyumbatan terjadi di pembuluh darah kanan/kiri, maka akan mengalami stroke berat sampai lumpuh sebagian atau seluruh tubuh.

Ingin terhindar dari penyakit stroke? Maka, pencegahan dengan menjalani pola hidup sehat merupakan cara terbaik. Nutrisi dalam pencegahan stroke, merupakan salah satu faktor yang sering terlupakan. Karena umumnya perhatian masyarakat saat ini terfokus hanya pada mengonsumsi obat-obatan saja.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Asosiasi Jantung Amerika (AHA) ditemukan beragam diet, salah satunya diet mediterania yang berhasil menurunkan angka kejadian stroke serta infark jantung sampai 60 persen dalam kurun waktu empat tahun penelitian.

Menurut Dr Diah PYM selaku Nutrition Diet RS Internasional Bintaro, diet Mediterania memiliki beberapa perbedaan komponen zat gizi dengan tipikal diet ala barat lainnya. Diet Mediterania berdasarkan penelitian memiliki kandungan kolesterol dan lemak jenis trans dalam jumlah rendah, diet ini pun memiliki kandungan minyak yang bermanfaat. Serta vitamin dan antioksidan dalam jumlah tinggi.

Diet jenis ini sebenarnya dapat diadopsi oleh masyarakat kita dengan beberapa catatan sebagai berikut:

Kandungan karbohidrat
Jenis karbohidrat yang bermanfaat dalam pencegahan stroke adalah karbohidrat yang memiliki kandungan serat di dalamnya, karbohidrat jenis ini dapat ditemui pada makanan seperti havermout, bekatul, beras merah, kacang merah, kacangan kedelai.

Karbohidrat yang berasal dari biji-bijian utuh selain memiliki kadar serat dan antioksidan yang cukup tinggi, juga memiliki kandungan phytoestrogen yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Peranan antioksidan
Vitamin A & C merupakan vitamin yang memiliki sifat antioksidan bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya kerusakan pembuluh darah yang biasa terjadi beberapa jam setelah mengonsumsi makanan berkadar lemak tinggi.

Bahan makanan yang memiliki sifat antioksidan adalah omega 3, minyak jagung, sayur-sayuran, serta buah-buahan. Untuk mendapatkan efek yang optimal, diperlukan kombinasi antara beberapa antioksidan sekaligus yang berasal dari berbagai zat makanan. Karena itu, berdasarkan penelitian menyebutkan, konsumsi vitamin dan mineral yang berasal dari suplemen dianggap kurang memberikan manfaat dalam memberikan efek perlindungan terhadap dinding pembuluh darah.

Konsumsi sayuran dan buah-buahan dengan beragam warna karena efek antioksidan yang didapat lebih maksimal. Seperti beta karoten yang berasal dari wortel, zat lycopene yang terdapat pada tomat, stoberi, dan semangka. Zat-zat tersebut memiliki kandungan antikanker dan antioksidan.

sumber: Dewi Arta, okezone.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Yang Perlu Diketahui Tentang Leukemia
  2. Obat Anti Rokok Masih Dikaji Ulang
  3. Bahaya Zat Kimia Bagi Kesehatan
  4. Inilah Keburukan Ganja bagi Anak saat Dewasa
  5. Kembangkan Kepribadian Anda Dengan Cara – Cara Berikut
  6. Kanker Payudara Triple Negative Memiliki 50 Mutasi
  7. Kopi Bikin Dada Perempuan Mengecil
  8. Waspadai Konsumsi Aspirin Dosis Tinggi
  9. Inilah 5 Jenis Penyakit yang Berasal dari Burung
  10. Buah Pisang Kaya Mineral