Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Satu kilogram daging sapi dalam sajian stik (steak), ternyata masih lebih banyak menimbulkan gas rumah kaca dan polusi lainnya dibanding menyetir mobil selama tiga jam sambil membiarkan semua lampu rumah menyala, ungkap suatu penelitian di Jepang.

Laporan “New Scientist” mengungkapkan, satu tim yang dipimpin Akifumi Ogino dari Institut Nasional Ilmu Ternak dan Padang Rumput di Tsukuba, menghitung biaya lingkungan untuk membesarkan ternak di peternakan konvensional, kemudian menyembelih dan mengirim dagingnya.

Ogino menemukan, ongkos lingkungan untuk menghasilkan satu kilogram daging sapi bakar, ternyata setara dengan 36,4 kilogram karbon dioksida (CO2), unsur utama gas rumah kaca. Sebagian besar emisi gas rumah kaca tersebut berbentuk metan, yang dilepaskan oleh sistem pencernaan sapi.

Energi untuk menghasilkan satu kilogram daging sapi, ternyata setara dengan energi untuk menyalakan bola lampu 100 watt selama hampir 20 hari. Energi itu digunakan untuk menghasilkan makanan binatang dan pengangkutannya.

Suatu studi dari Swedia pada 2003 memperkirakan daging sapi organik menghasilkan gas rumah kaca hingga 40 persen lebih sedikit dan pemakaian energinya lebih hemat 85 persen sebab binatang itu makan rumput, bukan makanan buatan pabrik. Studi itu muncul lengkap di terbitan “Animal Science Journal”, seperti dikutip AFP. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Cabai : Rasa Pedas, Bisa Membunuh Sel Kanker
  2. Inilah 13 Cara Alternatif Menghilangkan Sakit Kepala
  3. Waspada Antibiotik
  4. Wanita Paling Stres Umur 27 Dan Paling Menarik Di Umur 31
  5. Tak Ada Obat Mampu Hancurkan Lemak Tubuh
  6. Kolesterol Tak Turun Meski Diet
  7. Jangan Anggap Sepele 3 Jenis Sakit Kepala Berikut Ini
  8. Gejala Sperti Ini Serangan Jantung, Bukan Masuk Angin!
  9. Jangan Terperdaya Manfaat Coklat
  10. Latih Kebugaran dengan Gaya Lelaki Bertinju