Pulpen - Pen Promosi Murah, Klik Disini!Pin Promosi Murah, Klik Disini!


Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :



Misoprostol yang efektif digunakan mencegah penyakit maag dan radang lambung, belakangan ini semakin banyak disalahgunakan untuk menggugurkan kandungan. Para pelaku aborsi kini semakin ‘ngotot’ memburu cytotec, salah satu obat yang mengandung misoprostol.

Cytotec sebetulnya untuk mengobati maag dan dilarang keras digunakan untuk perempuan hamil dan ibu menyusui, demikian menurut sumber BKKBN. Dari hasil temuan di lapangan, ternyata diketahui bahwa penggunaan misoprostol saat ini semakin popular di kalangan anak muda, meskipun beberapa kali petugas BPOM (Balai Pengawasan Obat dan Makanan) dan Dinas Kesehatan merazia serta melakukan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan obat ini.

Para pelaku aborsi konon memperoleh obat ini secara diam-diam, rahasia, baik di apotek, klinik, maupun sales penjual obat. Meski mereka sudah tahu bahwa membeli obat tersebut harus memakai resep dokter, ternyata banyak di antara mereka yang memperoleh obat ini dengan mudah, asal berani menebusnya dengan harga tarif tinggi.

Para penjual obat illegal menjual obat ini kepada pelaku dengan harga pertabletnya 50 ribu sampai 80 ribu. Mayoni Mahardika, apoteker, menyatakan penyalahgunaan obat ini terjadi karena ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, mereka hanya mengejar omzet saja.

Tak urung Mayoni mengimbau agar apotek tidak melayani penjualan obat ini tanpa resep dokter, karena sangat berbahaya. Pelaku aborsi bisa mengalami pendarahan terus menerus. Kalau pendarahan terjadi tanpa bisa dicegah, bisa saja pelaku aborsi meregang nyawa, meninggal dunia.

PT Parit Padang, distributor cytotec, memasok obat tersebut ke rumah sakit dan apotek sesuai dengan surat pesanan. “Kami mengirimkannya berdasarkan surat permintaan yang diteken apoteker atau asistennya,” kata Anang Efendi, sales manager PT Parit Padang Surabaya.

Setiap apotek dan rumah sakit mempunyai plafon (batas maksimal) pembelian dalam satu bulan, Jika melebihi batas tersebut tidak dilayani. “Misalnya apotek A biasanya membeli dari kami dalam satu bulan untuk cytotec hanya satu boks, tiba-tiba saja naik drastis menjadi tiga boks, tentu saja barang tidak bisa dikeluarkan secara mudah. Harus kami tanyai dulu, karena obat ini sering disalahgunakan,” kata Anang Efendi. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Tes Menghindari Infeksi Vagina
  2. Sakit Kepala : Ada 5 Jenis, Sakit Kepala
  3. Matahari Pagi Untuk Tulang Kuat
  4. Bahaya Bahan Pengawet Mi Instan, Pengaruhi Organ Tubuh
  5. Download Mp3 Vivaldi, Beethoven, Mozart, Karena Efek Musik Klasik Setara Obat Penenang
  6. Rokok Picu Menopause Dini
  7. Rematik Atau Nyeri? Inilah Bedanya
  8. Implan Payudara, Tertarik? Inilah 5 Fakta Yang Perlu Anda Ketahui
  9. Masalah Bau Badan
  10. 4 Pantangan Tentang Sarapan