Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Puluhan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Bali tengah mengalami krisis obat antiretroviral (ARV). Bila pasokan obat tidak segera normal hingga akhir April ini, puluhan ODHA terancam putus obat.

Menurut koordinator kelompok dampingan ODHA Suryakanta Yayasan Citra Usadha Indonesia (YCUI) Kadek Carna Wirata, krisis ARV sudah terjadi sejak akhir Februari lalu. Krisis tersebut terutama dirasakan ODHA yang berada di wilayah Kabupaten Buleleng. Pasalnya, persediaan ARV di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng sudah makin menipis.

ARV merupakan obat yang mampu menekan perkembangbiakan HIV. Karenanya, ARV harus diminum secara terus menerus seumur hidup. Ketidakpatuhan dan putus obat akan berisiko pada kekebalan HIV yang bisa berakibat pada kematian.

Sejak akhir Februari lalu, pasokan ARV ke Buleleng makin menipis. Bahkan obat jenis Duviral sudah kosong. Akibatnya, sebanyak 25 dari 44 ODHA di Buleleng sudah cocok dengan kombinasi obat duviral dan neviral. Sisanya menggunakan kombinasi obat stavudine, hiviral, dan neviral.

Akibat kekosongan obat jenis duviral, sejumlah ODHA terpaksa dialihkan menggunakan obat dengan kombinasi stavudine, hiviral atau neviral. Tetapi, kemudian terjadi dampak sampingan seperti rasa mual dan anemia. “Banyak ODHA yang merasa mual karena efeksamping pergantian obat,” keluh Carna.

Carna yang juga Manajer Penanganan Kasus HIV di RSUD Buleleng mengaku sudah berusaha meminta tambahan stok ke RS Sanglah. Namun, pihak RS Sanglah menyatakan persediaan mereka juga telah menipis. Adapun kebutuhan untuk kelompok dukungannya mencapai 25 x 60 butir Durival yang biasanya diberikan 1 bulan sekali. Pil itu harus diminum setiap hari untuk menekan pertumbuhan virus HIV.

Pihaknya berharap pasokan obat kembali normal. “Kalau sampai akhir bulan ini belum ada obat, akan banyak ODHA yang putus obat. Artinya, akan makin banyak ODHA meninggal,” tegasnya.

okezone.comĀ 


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. CEO Facebook Jadi Milyuner Termuda Sepanjang Sejarah
  2. 75 Juta Pria Asia Pelanggan Seks Komersial
  3. 40% Spam Dunia Berasal dari Satu Sumber
  4. Video Dari Udara : Keindahan Langit Saat Dihiasi Kembang Api di Malam Tahun Baru
  5. Pendiri Facebook Mengaku Mencuri Ide
  6. Kiblat Fashion Busana Muslim Dunia, Indonesia!
  7. Kawasan Wisata Kuliner Perlu Dibangun
  8. 13 Kematian Yang Berhubungan Dengan Alat Penggendong Bayi
  9. Inilah 27 Kosmetik Berbahaya, Yang Ditarik Dari Peredaran Oleh BPOM
  10. YLKI : Inilah 11 Merek Air Minum Kemasan ‘Gelas’ Bermasalah