Pulpen - Pen Promosi Murah, Klik Disini!Pin Promosi Murah, Klik Disini!


Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :



Obat-obat yang beredar di pasaran Indonesia, digolongkan oleh Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan (Ditjen POM) dalam empat penggolongan umum, yaitu; Obat narkotika, Obat keras, Obat bebas terbatas, dan Obat bebas.

Penggolongan ini dimaksudkan untuk memudahkan pengawasan terhadap peredaran dan pemakaian obat-obat tersebut. Setiap golongan obat diberi tanda pada kemasannya pada bagian kemasan yang segera terlihat.

Obat Narkotika. Kemasan obat golongan ini ditandai dengan lingkaran yang di dalamnya terdapat palang (+) berwarna merah. Obat narkotika bersifat adiksi dan penggunaannya diawasi dengan ketat, sehingga obat golongan narkotika hanya dapat diperoleh dengan resep dokter yang asli (tidak dapat menggunakan kopi resep). Contoh dari obat narkotika antara lain: Opium, coca, ganja/marijuana, morfin, heroin, dan lain sebagainya. Dalam bidang kedokteran, obat-obat narkotika biasa digunakan sebagai anestesi/obat bius dan analgetika/obat penghilang rasa sakit.

Obat Keras. Kemasan obat keras ditandai dengan lingkaran yang di dalamnya terdapat huruf K berwarna merah yang menyentuh tepi lingkaran yang berwarna hitam. Obat keras merupakan obat yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Obat-obat yang umumnya masuk ke dalam golonggan ini antara lain obat jantung, obat darah tinggi/antihipertensi, obat darah rendah/antihipotensi, obat diabetes, hormon, antibiotika, dan beberapa obat ulkus lambung.

Obat Bebas Terbatas. Obat bebas terbatas ditandai dengan lingkaran berwarna biru dengan tepi lingkaran berwana hitam. Obat-obat yang umumnya masuk ke dalam golongan ini antara lain obat batuk, obat influenza, obat penghilang rasa sakit dan penurun panas pada saat demam (analgetik-antipiretik), beberapa suplemen vitamin dan mineral, dan obat-obat antiseptika, obat tetes mata untuk iritasi ringan. Obat golongan ini masih termasuk obat keras tapi dapat dibeli tanpa resep dokter, sehingga penyerahannya pada pasien hanya boleh dilakukan oleh Asisten Apoteker Penanggung jawab.

Obat Bebas. Obat bebas ditandai dengan lingkaran berwarna hijau dengan tepi lingkaran berwarna hitam. Obat bebas umumnya berupa suplemen vitamin dan mineral, obat gosok, beberapa analgetik-antipiretik, dan beberapa antasida.

perempuan.com

Download Ebook Gratis


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Gejala Pikun Muncul Secara Perlahan
  2. 5 Kegunaan Tes DNA
  3. 5 Tips Mengurangi Racun Di Rumah Anda
  4. Healing Environment untuk Terapi
  5. Obati Pembengkakan Saluran Kencing, Dengan Cara Berikut
  6. Berikut 10 Fakta Penting Tuberkulosis, Pembunuh Peringkat 7 Didunia
  7. Kopi Bikin Dada Perempuan Mengecil
  8. Kenapa Sering Terlambat Haid ? Inilah Penyebabnya
  9. Kapan Olahraga yang Tepat?
  10. Anda Perokok? Hati – Hati – Hati Dengan 7 Gejala Berikut!