Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Tentunya bukan dengan konsultasi dengan cenayang. Pusat Kesehatan Universitas Duke telah mengembangkan teknik baru, yang mempublikasikan dalam pertemuna American College of Cardiology di Amerika Serikat.

Metode tersebut megukur kadar endothelial progenitor cells (EPCs) dalam darah. EPCs berfungsi memperbaiki kerusakan pada tepi pembuluh darah. Pasien pada tingkat peredaran EPCs rendah sukar memperbaiki kerusakan jantung dan akan terserang penyakit arteri koroner lanjutan. Selama ini, menemukan EPCs sangat sulit karena jumlah yang beredar memang sedikit. Dengan metode terdahulu, pemeriksaan bisa makan waktu lebih lama.

Kini, studi tersebut bisa menentukan jumlah EPCs lewat pengukuran kadar aldehyde dehydrogenase (ALDH), sejenis enzim detoksifikasi yang diproduksi dalam jumlah banyak oleh EPCs. Dengan mengetahui aktifitas ALDH, para ahli pun bisa menentukan jumlah EPCs pada pasien penyakit jantung. Teknik baru ini nampaknya cukup akurat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi datangnya penyakit jantung. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Inilah Penyebab Darah Mens Banyak
  2. Turunkan Berat Badan Tanpa Olah Raga? Ikuti 5 Cara Berikut Ini
  3. Hilanglah Sakit dengan Lintah
  4. Minimnya Akses Air Minum dan Sanitasi Dasar
  5. Alergi Kacang Muncul di Usia Dini
  6. Tanda Penyakit Jantung : Bintik Kuning di Mata
  7. Petunjuk Kesehatan Jelang Persalinan
  8. Berikut Tipe – Tipe Autisme
  9. Sedot Lemak, Jalan Pintas Tampil Serasi
  10. Salah : Pasien Diabetes Jalan di Aspal untuk Hilangkan Kesemutan