Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Jakarta – Teknologi nano ternyata bisa menjadi alternatif baru untuk mengobati penyakit kanker. Selain efektif, pengobatan ini juga dapat meminimalisasi efek samping.

Mengapa bisa mengurangi efek samping ? Karena bahan sintetis bernama tumor surpressor genes yang digunakan untuk pengobatan kanker dibuat dalam ukuran nano. Karena ukurannya sangat kecil itulah, obat yang disuntikkan ke dalam tubuh akan bergerak mengikuti aliran darah, lalu langsung berhenti di sel-sel kanker yang ditemuinya. Pada saat itulah obat bereaksi menyembuhkan sel-sel yang sudah atau berpotensi terkena kanker.

Teknologi nano hanya mengincar sel-sel yang sudah atau potensial terkena kanker. Menurut peneliti dari Lombardi Comprehensive Cancer Center Pusat Kedokteran Universitas Georgetown Amerika Serikat, Esther H Chang, teknologi ini akan melewati sel-sel yang normal. Itu sebabnya mengapa obat yang dibuat dengan teknologi nano dapat meminimalisasi efek samping.

Bandingkan dengan obat kemoterapi atau radiasi yang seringkali menimbulkan efek samping berupa rasa mual, rambut rontok, atau kering. Bisa begitu karena obat kemoterapi maupun radiasi tak hanya menyerang sel kanker, tetapi juga sel sehat.

Dilihat dari sisi efektivitas, pengobatan kanker dengan teknologi nano juga mendukung terciptanya efektivitas terapi. Karena itu, Esther pun mengatakan teknologi nano perlu segera dikembangkan. Sejauh ini pemanfaatan teknologi nano untuk pengobatan memang masih sangat terbatas, namun jumlah penelitian mengenai itu sudah terbilang banyak.

Riset tentang pemanfaatan teknologi nano untuk mengobati penyakit kanker sendiri masih terus dilakukan dan sedang dalam tahap meneliti dosis yang tepat. Saat ini telah banyak negara yang melakukan penelitian mengenai teknologi nano. Di Amerika Serikat, misalnya, ada National Nanotechnology Initiative yang mengalokasikan dana lebih dari US$1 miliar untuk melakukan riset mengenai teknologi nano untuk pengobatan.

Sejauh ini, lembaga riset tersebut sudah mulai memasarkan obat yang dibuat dengan teknologi nano. Ke depan, obat-obatan yang dipasarkan mungkin akan lebih banyak karena masih ada beberapa obat yang sedang memasuki tahap uji klinis.

Ingin tahu seperti apa obat yang disebut-sebut mampu melemahkan sel-sel kanker itu? Tunggu saja tanggal beredarnya di sini!

inilah.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Cokelat, Lezat dan Berkhasiat
  2. Penderita Asma Rentan Terkena Gangguan Jiwa
  3. Sehat Bersama Tomat
  4. Mengobati Leukemia dengan Racun
  5. Ratusan Bakteri Ada di Kulit Anda
  6. Cegah Gangguan Pencernaan Dengan 5 Tips Berikut Ini
  7. Kiat Cegah Si Varises
  8. Cegah Dampak Negatif Minyak Goreng
  9. Jangan Lakukan Hal Berikut, Pasti Perut Anda Tidak Akan Buncit
  10. Kondom Perempuan, Kesempatan Lindungi Diri