Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Bagi Anda yang ingin memperbaiki struktur tulang yang rusak akibat kecelakaan atau cacat sejak lahir, bisa melakukan bedah orthopedi rekonstruktif terbaru yakni fitbone.

Fitbone merupkaan implant orthopedi pertama dan satu-satunya di dunia yang dikendalikan oleh komputer. “Saat ini telah hadir teknik terbaru untuk perbaikan struktur tulang. Fitbone dapat digunakan baik untuk memperbaiki tulang,” ujar Prof Sarbijt Singh, seorang ahli bedah orthopedi di Moun Elizabeth Medical Centre, Singapura pada acara Diskusi Prosedur Bedah Korektif Hemi-Epiphysiodesis dan Monolateral Fixators, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Teknik terbaru ini menggunakan teknologi yang dapat dikendalikan sendiri oleh si pasien dengan alat pengendali jarak jauh. “Fitbone ini memiliki keuntungan tersendiri, ia tidak menimbulkan rasa sakit, dan tanpa infeksi,” tambah Sarbijt. Fitbone bisa diaplikasikan untuk orang yang mengalami kecelakaan yang menyebabkan tungkai kaki mengalami cacat, atau kelainan tulang sejak kecil karena penyakit seperti polio dengan kondisi kaki berbentuk O atau X dan bahkan bisa dilakukan untuk bedah kosmetika bagi mereka yang kurang tinggi.

Teknik Fitbone diperuntukkan untuk anak usia 16 tahun keatas, karena kondisi lempeng pertumbuhan tulangnya yang sudah tertutup tidak memungkinkan untuk melakukan perbaikan dengan teknik implan hemi-epiphysiodesis (metode bedah ringan dengan cara mengoreksi lengkungan pada kaki).

Pembedahan dengan teknik fitbone merupakan teknik bedah dengan metode osteotomi umum yang melibatkan pemotongan bagian tulang yang tidak proporsional, menambahkan atau mengurangi potongan tulang tertentu dengan mengembalikan posisi tulang ke tempat yang seharusnya.

“Setelah memotong tulang, alat fitbone yang terbuat dari stainless steel dimasukkan diantara tulang. Dan beberapa komponennya diletakkan dibawah kulit, sehingga luka tidak terlihat,” ujar Sarbijt. Dalam pembedahan ini, pasien dibius total karena operasi ini merupakan operasi besar karena harus memotong tulang.

Sebelumnya, sekitar tahun 1951 diperkenalkan satu bedah orthopedi yang ditemukan oleh Gavriel Ilizarov, seorang ahli ortopedik asal Rusia. Teknik yang dikenal dengan nama Ilizarov ini merupakan teknik perbaikan tulang yang menggunakan alat hingga menembus kulit, otot, dan tulang. Walupun metode ini cukup efektif, namun metode ini sangat menyakitkan untuk pasien karena bingkai untuk tulang yang terlampau besar serta kawat yang menembus tulang yang menyakitkan pasien.

“Berbeda dengan Ilizarov, teknik fitbone merupakan teknik dengan teknologi tinggi dan efek samping yang sangat kecil. Selain itu, teknik ini bisa membuat pasien kembali beraktivitas seperti semula,” kata Sarbijt.

Pada tungkai kaki atas bisa dipanjangkan hingga 9 cm, sedangkan pada tulang kering bisa memanjang maksimal hingga 6 cm. “jadi jika ditotal, Anda bisa bertambah tinggi sekitar 15 cm,” kata Sarbijt tertawa. Profesor asal Singapura itu juga menyatakan, yang menjadi kendala dalam penerapan teknologi Fitbone ini adalah masalah biaya yang tidak murah.

sumber: Purwanti – mediaindonesia.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Penderita Diabetes, Hindari Makanan Berbahan Tepung
  2. Bayi Pertama Hasil IVM
  3. Penyakit Jantung Berisiko Penyakit Stroke
  4. Di Masa Subur, Perempuan Ingin Diperhatikan Pria
  5. Tidur Sehat
  6. Nutrisi yang Seimbang
  7. Pisang Bisa Cegah Stroke
  8. Ingin Ramping? Biasakan Sarapan!
  9. 5 Cara Mengurangi Radiasi Ponsel
  10. Lemak Jenuh Ganggu Aktivitas Seksual