Punya website / blog? Promosikan Disini! dan Disini! Gratis.
Dapatkan / langganan update artikel resep.web.id FREE via account facebook klik disini, atau via email klik disini
Bila di kaki Anda terlihat urat-urat halus menyembul di seputar betis belakang, bisa jadi Anda terkena kelainan yang disebut varises. Kelainan ini terjadi di pembuluh darah balik (vena) yang berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung.
Varises menyebabkan sirkulasi darah menjadi tak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungkai kaki saat menahan berat tubuh. Selain di bagian kaki, belakangan diketahui bahwa ternyata varises pun bisa terjadi di bagian lengan.
Penyebab varises:
Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.
Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.
Pemicu varises :
1. Faktor keturunan
Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.
2. Kehamilan
Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat.
3. Kurang gerak
Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal.
4. Merokok
Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
5. Terlalu banyak berdiri
Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri, usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
6. Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis
Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.
7. Memakai sepatu hak tinggi
Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, menjadi tidak maksimal.
Gejala terjadinya varises:
Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, kaku, panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.
Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.
Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).
Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki, akibat tidak lancarnya aliran darah. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh.
Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah.
Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.
Mengatasi Varises:
A. Varises jenis spider navy.
Varises ini tergolong ringan, biasanya akibat suhu yang terlalu panas atau dingin, terpapar sinar matahari terus menerus, sedang hamil, faktor keturunan, kebiasaan makanan sarat rempah dan pedas, serta pengobatan hormonal.
Varises jenis ini bisa terjadi di beberapa tempat, yaitu di wajah, pangkal lengan, paha, daerah lutut, pergelangan kaki dan tumit. Terapi yang digunakan biasanya dengan memakai sinar laser, sehingga pembuluh darah mengering. Ada juga terapi alat listrik dengan memasukkan zat tertentu ke dalam kulit, untuk mengecilkan atau mengerutkan pembuluh darah.
B. Varises dalam kulit.
Varises ini terjadi pada pembuluh vena yang halus dan tipis di dalam kulit bagian kaki. Mengobatinya, dokter memberi obat-obatan yang menguatkan dinding vena dan memperlancar aliran darah, atau menggunakan stocking khusus varises.
Stocking ini berfungsi menekan pembuluh vena sehingga otot dan dinding vena bisa kembali bekerja maksimal. Stocking mampu mencegah, mengurangi gejala awal, dan rasa sakit penderitanya meski hanya temporer. Jadi, tetap harus minum obat.
C. Varises Reticular Varicose Veins
Ini adalah varises yang lebih parah, karena terjadi di pembuluh vena bawah kulit. Untuk mengobatinya, dokter akan melakukan beberapa tahap:
Memberi obat yang diminum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah.
Memberikan suntikan zat iritasi ke dalam pembuluh darah yang rusak atau melebar.
Obat tersebut akan membentuk jaringan ikat sekaligus menutup aliran darah, sehingga pembuluh darah vena akan menyempit. Darah akan mencari ‘jalan lain’ melalui pembuluh vena yang normal.
Setelah disuntik, Anda harus menggunakan stocking varises dan tidak boleh menggunakan sepatu hak tinggi.
Olahraga yang dianjurkan adalah jalan kaki, berenang dan joging, agar otot kaki mampu berkontraksi dengan baik.
D. Varises kronis.
Varises tahap ini akan memperlihatkan pembuluh darah yang berkelok-kelok di betis. Bila suntik tidak membuahkan hasil, maka harus dilakukan pembedahan guna memotong pembuluh vena yang rusak sehingga aliran darah kembali normal.
Ada berbagai obat-obatan yang harus Anda minum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah. Stocking varises juga harus dikenakan selama beraktivitas, tidak memakai sepatu hak tinggi dan berolahraga dengan melatih gerak otot kaki dan tungkai.
Cara menghindari varises:
Seusai beraktivitas setiap hari, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi yang sudah menderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam. untuk melancarkan peredaran darah ke jantung.
Lakukanlah yoga setiap hari.
Jangan berdiri terlalu lama.
Olahraga rutin untuk melatih otot kaki: jalan santai, jalan cepat; joging, bersepeda, berenang (minimal 30 menit per hari).
Jangan memijat daerah yang bervarises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur, di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan.
Perbanyak konsumsi sayuran dan buah berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah, seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jahe dan cabai merah. Juga makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks, vit C, vit E, vit B6, magnesium, asam folat, kalsium dan zinc.
Kurangi konsumsi gula, garam, daging merah, gorengan, dan protein hewani.
Sering-sering duduk berselonjor kaki, tungkai dan panggul.
Pengobatan alernatif untuk varises:
Minum jus campuran wortel, seledri dan peterseli; atau campuran wortel bayam dan ketimun; campuran wortel, bit dan ketimun; campuran wortel, bayam dan seledri atau jus selada air; yang berkhasiat memperlancar sirkulasi darah sekaligus memperkuat dinding pembuluh darah.
Konsumsi makanan kaya lesitin, seperti kacang kedelai; peterseli, air jahe serta pepermint yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah.
Minum teh herbal yang terbuat dari bunga jeruk nipis, mint, ginko biloba dan grape seed (biji anggur).
Pijat aroma terapi dengan bahan minyak cypress yang berkhasiat merangsang sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah. Pilihan lainnya: minyak lavender, rosemary, mint atau lemon.
Berendam bergantian di air panas (suhu 41-43 derajat Celcius) dan air dingin (suhu 15 derajat Celcius), masing-masing selama 15-30 detik dan di ulang selama 30 menit, untuk melancarkan peredaran darah serta menguatkan dinding pembuluh darah.
Atau semprotkan kaki secara bergantian, terutama di daerah betis bagian belakang, dengan air panas dan air dingin seperti di atas.
Pijat refleksi di ujung saraf telapak kaki dapat membantu membuang tumpukan kristal dari sisa metabolisme di ujung-ujung syaraf, atau lakukan akupunktur dan akupresur di titik-titik tertentu.
Mengatasi kaki lelah:
Bila Anda bekerja terlalu lelah, terutama di bagian kaki seperti kerap menggunakan sepatu berhak tinggi, berjalan jauh atau terlalu berdiri, berhati-hatilah dengan gejala yang mengarah ke varises. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
Bahan:
3 liter air hangat
100 gr garam khusus untuk mandi
2 sdm minyak almond;
5 tetes minyak rosemary dan geranium; 5 tetes daun rosemary dan daun geranium segar beberapa helai (jika ada).
Cara membuat:
Campur semua bahan jadi satu dan tempatkan di wadah yang cukup untuk merendam kaki.
Rendam kaki selama 10-15 menit sambil menggosok perlahan telapak kaki dengan garam mandi.
Bila garam sudah larut, tambahkan kembali.
Diamkan kaki sampai air menjadi dingin.
Keringkan kaki, lalu rentangkan kaki lebih tinggi dari posisi tubuh.
Lakukan relaksasi ini sambil mendengarkan musik lembut, pejamkan mata dan gunakan lampu temaram.
sumber: halohalo.co.id
Facebooknya Indonesia, The Indonesian Social Network.
Dapatkan banyak teman baru disini!, Dengan Aplikasi IM Chat dan Chat Room, Sharing Video/Mp3, Blog Dll Daftar Disini!
Sela waktu dikantor, isi dengan berTrading Forex di Marketiva
1. Membuka Account Gratis. Daftar Disini!
2. Mendapat $5 Gratis.
3. Hanya dengan $1 sudah bisa bertrading.
4. Keamanan yang cukup bagus.
5. Memperoleh Software untuk bertrading secara real time.
6. Tersedia support berbahasa melayu.
7. Mendapatkan uang virtual, untuk latihan trading
Asslm,saya adlh operator di pt,nah slm krj saya diharuskan bdiri.baru2 ini sya melakukan tes medical,saya didiagnosis ad varises di kedua kaki tp msh kecil/samar.gmn cra mengatasi varises scr mudah y?
saya Ina berusia 16 tahun, saya menderita varises yang uratnya kecil-kecil di sekitar paha dan lutut yang berwarna kemerah-merahan. tolong dokter golongkan apakah saya termasuk golongan varises berat atau ringan? dok saya harus berobat ke dokter spesialis apa? dan terakhir cara pencegahannya bagaimana? sekian pertanyaan saya tolong di konfirmasi melalui e-mail saya! terima kasih
Saya Ari berusia 27 tahun, saya pernah terkena pukulan pada wajah(antara pangkal hidung dan mata).Setelah sembuh bekasnya masih tersa nyeri dan bengkak, karena itu saya memberikan salep trombopop.ternyata bekas itu justru meradang dan berdenyut keras,sehingga darah diwajah saya seperti tersedot kekepala.Setelah beberapa hari baru reda, tapi pembuluh darah vena yang berada diantara ujung mata dan pangkal hidung jadi menonjol seperti varises,sering terasa panas,nyeri,berdenyut, apalagi kalau lagi capek atau kurang tidur. Selain itu kulit disekitar itu berminyak dan kulit wajah jadi kelihatan suram dan gelap.Apakah bisa disembuhkan kembali seperti normal, karena penyakit ini sudah terjadi 9 tahun yg lalu.Kedokter spesialis mana yg paling tepat untuk berobat(kulit atau kardioveskuler). Bisa tolong referensikan dokter yg ada di kota Padang.Terima kasih..
saya renny, usia 24 tahun, saya bekerja lebih bayak duduk dibanding berdiri atau jalan..Dan berakibat munculnya urat biru di sekitar paha dan betis, dan itu sekarang lebih banyak di bandingkan setahun lalu.
Gmn, caranya y dok, mengatasinya, lebih baik minum obat atau pakai stocking, atau olah raga..?
saya brusia 19 th,saya sering melakukan senam aerobik 3x seminggu,tnpa sdar klo hbs snam sy lgsg du2k….
tp akhr2 in saya khwtir dgn urat2 biru yg muncul dibelakang lutut saya tepatny di lekukan lutut belakang,apakah itu varises???
apakah kebiasaan saya duduk setelah senam itu salah satu pemicu yg membuat kaki saya mjd spt itu??
trus saya harus gmna untuk mnghilgkan itu??
13 Responses for "Varises, Penyebab dan Cara Mengatasinya"
Asslm,saya adlh operator di pt,nah slm krj saya diharuskan bdiri.baru2 ini sya melakukan tes medical,saya didiagnosis ad varises di kedua kaki tp msh kecil/samar.gmn cra mengatasi varises scr mudah y?
nice tips, terima kasih tipsnya bagus banget
Wahh!!!! terima kasih atas infonya!!!!!






saya Ina berusia 16 tahun, saya menderita varises yang uratnya kecil-kecil di sekitar paha dan lutut yang berwarna kemerah-merahan. tolong dokter golongkan apakah saya termasuk golongan varises berat atau ringan? dok saya harus berobat ke dokter spesialis apa? dan terakhir cara pencegahannya bagaimana? sekian pertanyaan saya tolong di konfirmasi melalui e-mail saya! terima kasih
ke dr Rudi
Gini bu yang mau saya tanyakan kenapa urat2 tw muncul
pada saat kecapean za………? tpi klo ngak cape ya ga da!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
terimA kasih..
Saya Ari berusia 27 tahun, saya pernah terkena pukulan pada wajah(antara pangkal hidung dan mata).Setelah sembuh bekasnya masih tersa nyeri dan bengkak, karena itu saya memberikan salep trombopop.ternyata bekas itu justru meradang dan berdenyut keras,sehingga darah diwajah saya seperti tersedot kekepala.Setelah beberapa hari baru reda, tapi pembuluh darah vena yang berada diantara ujung mata dan pangkal hidung jadi menonjol seperti varises,sering terasa panas,nyeri,berdenyut, apalagi kalau lagi capek atau kurang tidur. Selain itu kulit disekitar itu berminyak dan kulit wajah jadi kelihatan suram dan gelap.Apakah bisa disembuhkan kembali seperti normal, karena penyakit ini sudah terjadi 9 tahun yg lalu.Kedokter spesialis mana yg paling tepat untuk berobat(kulit atau kardioveskuler). Bisa tolong referensikan dokter yg ada di kota Padang.Terima kasih..
ohh ternyata Gitu …!! ngeriii Juga yah
Takut jadiny KLo d biarin teruzz…. !!!
Trimakasih atas infony ….
terima kasih atas informasinya semoga saya bisa mengatasi masalah saya sesuai saran2nya
saya renny, usia 24 tahun, saya bekerja lebih bayak duduk dibanding berdiri atau jalan..Dan berakibat munculnya urat biru di sekitar paha dan betis, dan itu sekarang lebih banyak di bandingkan setahun lalu.
Gmn, caranya y dok, mengatasinya, lebih baik minum obat atau pakai stocking, atau olah raga..?
makasih,
saya brusia 19 th,saya sering melakukan senam aerobik 3x seminggu,tnpa sdar klo hbs snam sy lgsg du2k….
tp akhr2 in saya khwtir dgn urat2 biru yg muncul dibelakang lutut saya tepatny di lekukan lutut belakang,apakah itu varises???
apakah kebiasaan saya duduk setelah senam itu salah satu pemicu yg membuat kaki saya mjd spt itu??
trus saya harus gmna untuk mnghilgkan itu??
cra mngatasi varises yg sdh kronis kyk mna…????tlg donk…
Diskusi lebih jauh tentang "Varises, Penyebab dan Cara Mengatasinya" Silakan gabung di Forum Kami!
Leave a reply