Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Pada umumnya, kita pernah minum obat yang tergolong jenis obat antibiotik. Bahkan, mungkin ada orang yang terbilang sering mengonsumsinya. Jika ini yang terjadi, anda perlu waspada. Sebab, penggunaan antibiotik yang berlebihan bisa menimbulkan dampak yang tidak baik.

Di Inggris misalnya, meningkatnya angka kematian akibat pneumonia (radang paru-paru) diduga ada kaitannya dengan tingkat penggunaan antibiotik yang demikian tinggi, sehingga justru membuat banyak bakteri menjadi kebal (resisten) terhadap beberapa jenis antibiotik.

Penelitian oleh para ahli dari Universitas Aberdeen menunjukkan, tingkat kematian akibat pneumonia meningkat hingga 50 persen dalam kurun waktu lima tahun, terutama pada akhir dekade 90-an.

Karena itu, sebuah lembaga di Inggris yang bernama Specialist Advisory Committee on Antimicrobial Resistance (SACAR) menghimbau masyarakat, juga kalangan kedokteran untuk tidak selalu menggunakan antibiotik ketika mengobati batuk, flu, dan sakit tenggorokan.

Sebab, kebanyakan kasus batuk, flu, dan sakit tenggorokan ternyata disebabkan oleh infeksi virus (bukan infeksi bakteri), yang tentu saja tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Singkatnya, gunakan antibiotik secara bijaksana dan hanya pada kasus yang memang benar-benar perlu. (yz)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Imunisasi Juga Penting Untuk Orang Dewasa
  2. Mencegah Serangan Asma
  3. Gigi Berlubang Dapat Sebabkan Kista
  4. Penderita Diabetes, Hindari Makanan Berbahan Tepung
  5. Kaitan Sari Buah dengan Alzheimer
  6. Banyak Perempuan Ogah Pakai Kontrasepsi
  7. Sakit Kepala, Jangan Sembarang Minum Obat
  8. Biasakan Mencuci Tangan dengan Sabun
  9. Indonesia Peringkat Empat Dunia Pasien Diabetes
  10. Madu untuk Diet