Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Jumlah virus, worm, trojan, dan program jahat (malware) yang mengancam komputer telah menembus satu juta jenis. Angka tersebut merupakan hasil pemantauan yang dilakukan Symantec, perusahaan pembuat antivirus, yang dilaporkan dalam laporan tahunannya Internet Security Thread Report. Symantec menyatakan pertumbuhan program jahat masih mengalami kenaikan tinggi. Pertumbuhan sangat besar terjadi dalam setahun terakhir. Laporan tersebut menyatakan selama semester kedua tahun 2007 ditemukan 499.811 program berbahaya baru atau naik 136 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang 2007, Symantec mendeteksi 711.912 program jahat baru. Temuan ini menambah jumlah virus dan malware yang sudah dideteksi Symantec menjadi 1.122.311 jenis.

Hampir dua pertiga dari program jahat ini dibuat sepanjang tahun 2007. Sebagain besar virus dibuat untuk menyerang komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows dan varian lebih jahat dari virus yang pernah mewabah sebelumnya.

Symantec menduga pertumbuhan yang tinggi dipicu meningkatnya kriminal digital yang dilakukan secara profesional. Para pembuat program jahat mungkin merekrut programmer-programmer handal yang menguasai berbagai bentuk teknik penyerangan.

Motif penyerangan paling besar adalah mencuri data-data pribadi pemilik komputer untuk membajak kartu kredit dan sejenisnya. Kombinasi faktor-faktor ini menyebabkan naiknya risiko ancaman bagi pengguna komputer yang terhubung ke Internet.(BBC/WAH)

Kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Seluk Beluk History Blogger dan WordPress
  2. Hosting Server Indonesia atau US?
  3. Inilah 20 Aplikasi Android Pilihan Tahun 2011
  4. Pejabat Microsoft-Yahoo Akhirnya Bertemu
  5. PLIGG – CMS Untuk Buat Situs Social Bookmarking
  6. Facebook dan Friendster, Kombes.Com nya Luar Negeri!
  7. Penting! Berikut 17 Kunci Sukses eCommerce
  8. Pengen ikutan cari duit di internet? Apa aja yang harus kamu tahu?
  9. 10 alasan mengapa memilih WordPress.com
  10. 10 Tanda Kecanduan Facebook