Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

TAK sekadar berbelanja atau mengunjungi tempattempat eksotis,para gourmands (pencinta makanan dengan cita rasa khas) rela bepergian ke berbagai negara untuk mencoba beragam makanan berbeda.

Joe Sherman, 57, warga Mississipi, Amerika Serikat, baru saja pulang dari Vietnam. Layaknya seorang traveler yang baru berwisata, Sherman pulang kampung membawa buah tangan. Namun, jangan berpikir oleh-oleh yang dibawanya adalah barang pecah belah. Sebaliknya, dia membawa setumpuk resep makanan khas Vietnam, seperti mi kuah daging Pho. Selama sepuluh hari di Vietnam, Sherman berwisata kuliner di berbagai restoran yang menyediakan Pho sebagai menu utama.

Hari pertama, Presiden dan CEO Viking Culinary Group ini menyantap Pho di Ngon Restaurant,kawasan Hoi An.Hari kedua,dia pindah ke Kota Ho Chi Minh atau Saigon. Di kota itu, Sherman menjajal berbagai variasi makanan lokal Vietnam. Tak puas hanya mencicipi, di negara berjuluk Baby Dragon ini bertekad mengetahui resep menu tradisional tersebut. Ia rela mencatat ratusan resep tradisional Vietnam yang dicobanya selama berada di sana.

”Saya tidak pernah merasa asing di Vietnam. Ini karena saya berusaha mempelajari dan mengadaptasi resep tradisional mereka,”katanya bangga. Vietnam bukan satu-satunya tempat yang telah dikunjungi Sherman. Di kantongnya, sudah tercatat beberapa negara dan kota yang akan ia datangi. Seperti Andhra Pradesh, Karnataka,Tamil Nadu dan Kerala di India. Konsultan restoran Baum & Whiteman, Michael Whiteman, mengatakan bahwa saat ini masyarakat Amerika tengah menggemari petualangan kuliner ke berbagai negara.Ini dipicu dari rasa penasaran yang tinggi terhadap berbagai menu masakan tradisional.

”Sekarang, tempat makan dan resto di Little India dan Little Saigon justru sudah mulai dipadati oleh orang Amerika asli,” katanya. Kendati demikian,Whiteman mengatakan, banyak penikmat kuliner yang merasa tak cukup mencoba makanan tersebut di negara mereka sendiri. Inginnya,merasakan langsung menu tersebut di negara asalnya. ”Saat ini Amerika sudah dibanjiri menu-menu tradisional negara lain. Jadi, banyak yang penasaran untuk mencoba menu tersebut di negara asalnya,”kata Whiteman.

Erik Wolf,Presiden dan CEO International Culinary Tourism Association menyebut bahwa rasa penasaran adalah alasan utama kenapa orang seperti Sherman nekat datang ke Vietnam hanya untuk mencoba Pho. Dari rasa penasaran itu,Wolf mengatakan, para pencinta kuliner ini berusaha mengerti bagaimana sulitnya membuat sebuah menu makanan. ”Jumlah turis kuliner sangat meningkat. Sekarang,banyak orang ingin bisa mengatakan kepada temantemannya ’Saya belajar membuat cokelat di Belgia’,”kata Wolf. (wahyu sibarani/forbes) 

seputar-indonesia.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Roy Suryo Ungkap Foto Bugil Sandra Dewi
  2. Microsoft Membeli Perusahaan Keamanan Jaringan
  3. Tolong Belikan Mama Pulsa, Modus Penipuan SMS Terbaru
  4. UNAND Temukan Teknologi Olah Minyak Jelantah
  5. 23 Fakta Tentang Caleg Stress
  6. Kemenangan Kedua Keluarga Cendana di 2008
  7. Inilah Alasan Perempuan Korea Terobsesi Operasi Plastik
  8. Popularitas Situs Porno Tergeser Situs Jejaring, Indonesia Juga Punya!
  9. Download Rekaman Percakapan Kajari Tilamuta Gorontalo
  10. Poligraf, Alat Deteksi Kebohongan Ryan