Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

CRAB BLACK PEPPER, MASAKAN disajikan hangat tentu lebih nikmat.Agar kehangatan bertahan lama, claypot alias mangkuk panas dapat mewujudkannya.

Jika melihat wujudnya, claypot sebenarnya sama saja dengan mangkuk pada umumnya. Hanya, lebih tebal dan berbahan keramik khusus yang tidak mudah rusak jika dipanaskan. Pasalnya, sebelum masakan dituang ke dalamnya,claypot akan dibakar terlebih dulu selama kurang lebih 2 menit.

Hasilnya, masakan apa pun yang dimasukkan ke dalamnya akan kehangatannya akan bertahan lebih lama. Mirip hotplate yang lazim ditemui dalam sajian steak. Jadi, baik claypot ataupun hotplate pada dasarnya hanya media atau wadah untuk memperpanjang durasi suhu hangat sebuah masakan dan tidak mengubah rasa.

”Dengan claypot, hidangan bisa tetap hangat selama 5–10 menit. Ketika tutup mangkuk dibuka di depan tamu juga masih mengepulkan asap dan uap harum masakan sehingga lebih menggugah selera bersantap,” ujar Executive Chef Hotel Ibis Slipi, Jajang Mulyana, yang beberapa waktu lalu mempromosikan aneka sajian claypot di gerai resto Le Bistro Hotel Ibis Slipi Jakarta.

Hidangan yang disajikan dalam sebuah mangkuk hangat atau claypot biasanya masakan dari China dan Asia timur lainnya.Namun, sejatinya masakan gaya apa pun dan dari negara mana pun cocok dimasukkan dalam wadah claypot. Untuk itulah,Jajang mencontohkan beberapa menu lokal dan internasional yang klop dihidangkan dalam claypot. Antara lain beef goulash yang merupakan menu daging sapi ungkep ala Hongaria.

Rasanya gurih mirip rendang, dengan selipan asamasam segar dari tomato puree (bubur tomat) alias tomat yang dihaluskan tanpa kulit dan bijinya. Menu lainnya adalah tempura soba yang mencirikan makanan dari negeri matahari terbit.Isinya adalah mi soba yang disajikan dengan sup kikoman dan udang berbalut tepung tempura.

Sedangkan chinese style terwakili oleh menu crab with black pepper (cah kepiting dengan saus lada hitam dan saus tiram), yang tentunya tak asing lagi. Tak kalah unik dan gurih adalah menu seafood horenso, yakni aneka seafood yang disajikan dengan horenso atau polingcai (sejenis tanaman bayam) dan tofuyang lembut. Kuahnya agak pedas dengan kesegaran jahe yang menyentil lidah.

”Untuk rasa gurih, selain dari minyak wijen dan saus tiram, juga berasal dari kandungan sedikit mirin atau arak China,”sebut Jajang. Terakhir,mewakili menu lokal adalah ayam ungkep yang serupa opor ayam.

Metode memasak dengan mengungkep ternyata memang membuat masakan lebih cepat matang dan empuk. Buktinya, potongan daging ayam terasa lembut dan empuk.Tulangnya pun terasa lunak, layaknya dipresto. (inda susanti)

seputar-indonesia.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Yogjakarta / Yogyakarta (1)
  2. Medan
  3. Inilah 4 Tips Agar Dilayani Lebih Cepat di Restoran?
  4. Jakata Selatan / Chalita, restoran Indonesia
  5. Jakarta Pusat / Yuyu Dining Bar
  6. Berwisata Kuliner diDunia
  7. Jakata Selatan / Circa Restaurant
  8. Jakata Selatan / Rumah makan Mahimahi
  9. Sup Kelapa Bakar
  10. Tanggerang / J.CO Donuts & Coffee