Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

INGIN menikmati sup dalam sensasi yang beda? Sup yang disajikan di dalam buah kelapa yang dibakar boleh dicoba. Seperti apa rasanya? Unik dan menarik tentunya.

Hampir semua orang mengenal menu sup. Beragam sup hadir menemani keluarga keluarga Indonesia saat bersantap, mulai sup sayur hingga sup daging. Berbeda dengan sup yang disajikan dengan menggunakan mangkuk maupun piring, di Sari Kuring Indonesian Seafood Restaurant, di Jalan Batu Ceper, Jakarta Pusat, sup hadir dengan konsep baru.

Sup di restoran yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke-28 itu dinamakan sup kelapa bakar. Keunikan sup olahan chef berpengalaman ini adalah sup tersebut dibuat dalam kelapa yang dibakar dan disajikan langsung kepada pecintanya. ”Sup kelapa bakar adalah salah satu menu terbaru yang kami keluarkan. Tujuannya untuk mengenalkan kepada masyarakat Indonesia, kalau negara kita memiliki kekayaan yang luar biasa di bidang kuliner,”kata pemilik Sari Kuring Indonesian Seafood Restaur Surya Dharma. Keunikan sup kelapa bakar di restoran bergaya modern itu terletak pada penggunaan bahan-bahan dasarnya.

Jika selama ini sup identik dengan daging maupun tulang, di tangan juru masak berpengalaman internasional ini, sup kelapa bakar terbuat dari aneka jamur dan kepiting jepang. ”Sup ini menjadi semakin gurih dan enak ketika dibuat dengan menggunakan kaldu ayam,” kata Kepala Chef Sari Kuring Indonesian Seafood Restaurant Wong Kim Lian. Menu terbaru lainnya yang dibuat chef bertangan dingin tersebut, antara lain kepiting bakar saus padang dan kerang hijau new zealand. ”Kerang yang kami gunakan adalah kerang asli Australia. Untuk satu kilogramnya, kerang ini bisa dijual dengan harga Rp100.000,” kata chef yang akrab disapa Apo.

Untuk mendapatkan menu yang cocok untuk lidah Indonesia, chef yang betah bekerja di Sari Kuring Indonesian Seafood Restaurant sejak 17 tahun lalu itu mengaku memiliki sejumlah tips khusus.Tips khusus itu adalah selalu menambahkan gula dalam berbagai jenis menu. ”Gula itu bermanfaat untuk menyeimbangkan rasa. Selain itu apa pun makanan- nya,akan menjadi lebih gurih ketika ditambah sedikit gula,”katanya. Selain memanjakan pencinta masakan bercita rasa tinggi, restoran ini juga memanjakan para tamu yang datang dengan sebuah laboratorium khusus.

Di laboratorium tersebut, bahan baku maupun makanan diuji untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kesehatan sebuah menu. ”Intinya kami ingin memberikan yang terbaik kepada tamu yang datang. Mengapa Singapura bisa membuat restoran hingga ke dunia internasional? Padahal dengan kualitas yang baik,Indonesia juga harus bisa,” kata Dharma. (bernadette lilia nova)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Ulat Sagu: Sumber Protein Yang Berdenyut-denyut!
  2. Jakarta Pusat / Dapur Babah
  3. Aroma Ketumbar, Aroma Globalisasi
  4. Inilah 4 Tips Agar Dilayani Lebih Cepat di Restoran?
  5. Jakata Selatan / Circa Restaurant
  6. Jakarta Pusat / Yuyu Dining Bar
  7. Sensasi Hangat Claypot
  8. Jakata Selatan / Chalita, restoran Indonesia
  9. Kawasan Wisata Kuliner Perlu Dibangun
  10. Jakarta Pusat / Jon’s Steak