Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Resep Masakan dan Lifestyle – Pernikahan selalu identik dengan cinta, kemesraan, kebahagiaan. Memang bukan mustahil setiap pasangan bisa mendapatkan semua hal tersebut dalam pernikahan. Namun, penting juga diketahui pasangan bahwa akan ada hal lain yang mau tak mau harus dihadapi dalam pernikahan, berikut tujuh di antaranya:

1. Jangan kaget kalau menjalani pernikahan tak semudah yang Anda kira. Begitu Anda memasuki masa di mana Anda merasa berjuang mempertahankan pernikahan, ingatlah bahwa Anda tidak sendiri. Pernikahan adalah tantangan untuk pasangan. Tak ada satu pun pasangan yang tidak mengalami tantangan ini. Tak ada panduan untuk menjawab berbagai tantangan dalam pernikahan. Semua harus dijalani sendiri dengan tantangan berbeda antara pasangan satu dengan lainnya. Pernikahan ibarat guru yang keras dan banyak pelajaran yang harus diserap pasangan menikah.

2. Jangan harap aktivitas seksual akan selalu menggairahkan. Tak sulit mewujudkan aktivitas seksual yang menggairahkan bagi pasangan baru menikah. Namun begitu usia pernikahan terus bertambah, kehidupan seksual pun berubah. Butuh upaya bersama, suami dan istri, untuk mengupayakan aktivitas seksual yang menggairahkan. Apalagi jika pernikahan sudah berlangsung belasan tahun, dengan bertambahnya anak, tantangan karier suami dan istri yang terus meningkat, tantangan dalam pernikahan semakin besar dan ini mau tak mau memengaruhi kualitas hubungan seksual.

3. Semakin jarang menuntut keadilan semakin bahagia Anda dalam pernikahan. Ada kalanya pasangan menikah menuntut diperlakukan adil satu sama lainnya. Si suami mengharapkan istri lebih sering memasak untuknya yang sudah seharian bekerja mencari nafkah. Si istri yang mengharapkan suami mau membantu mengurus anak karena merasa kelelahan mengurus rumah tangga seharian. Jika masing-masing bersikeras menuntut apa yang menjadi keinginan pribadi, pernikahan tak lagi membahagiakan. Yang perlu dilakukan pasangan menikah adalah bersikap lebih banyak memberi daripada menerima. Keduanya perlu saling memikirkan apa yang bisa diberikan untuk pasangan demi mendapatkan kebahagiaan di rumah tangga.

4. Belajar memperbaiki keadaan. Akan banyak kesalahan yang pasangan menikah lakukan dalam membina hubungan rumah tangga. Miskomunikasi, misunderstanding, merupakan hal-hal yang bisa saja terjadi dalam pernikahan. Anda atau pasangan mulai meninggikan suara, tak sabaran, atau bahkan menghakimi. Terkadang, keduanya bisa berperilaku menyebalkan.

Kalau sudah begini, pasangan menikah perlu belajar meminta maaf dan memaafkan. Apa pun caranya, Anda sendiri yang menentukan. Sekadar bicara dari hati ke hati, atau bercinta untuk meredakan ketegangan.

5. Bersiaplah menerima perbedaan. Akan ada banyak perbedaan yang semakin disadari pasangan menikah dalam perjalanan pernikahannya. Pilihannya ada tiga, mengabaikan perbedaan tersebut, belajar menyesuaikan diri terhadap perbedaan yang ada, menghilangkan perbedaan. Pilihan ketiga sulit terjadi karena bagaimana pun perbedaan itu akan tetap ada. Perbedaan perlu disikapi pasangan menikah dengan bijak. Perbedaan inilah yang membuat pasangan menikah menjadi lebih fleksibel dan toleran.

6. Banyak hal yang menganggu Anda sebenarnya adalah tentang Anda. Pasangan Anda boleh jadi berperilaku menyebalkan yang membuat Anda emosi. Perilaku tersebut kerap diulanginya terus menerus, dan emosi Anda pun terpancing lagi dan lagi. Apa yang terjadi sebenarnya tak selalu tentang pasangan Anda. Reaksi emosi Anda tentang sesuatu biasanya berkaitan dengan pengalaman masa lalu Anda. Hanya Anda yang bisa menyelesaikan masalah masa lalu itu. Dengan begitu, perilaku pasangan yang menganggu Anda takkan memunculkan reaksi emosi yang membuat hubungan pernikahan tak lagi menyenangkan.

7. Pernikahan bukan berarti menyatukan dua individu berbeda. Akan lebih menyehatkan jika Anda tetap menjadi seorang individu yang berbeda dengan pasangan Anda. Pernikahan bukan berarti Anda dan dia harus menyatu dan menghilangkan identitas masing-masing.

Hadapilah, bahwa Anda dan dia adalah dua individu berbeda. Punya pandangan yang tak selalu sama atau harus selalu sejalan. Anda dan dia memiliki kesukaan masing-masing, punya harapan dan impian yang berbeda. Terkadang untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan, pasangan harus memberikan ruang, begitu pun sebaliknya. Menghargai pasangan sebagai individu yang unik menjadi keharusan dalam pernikahan.

Pernikahan memang tak selalu mudah dijalani namun bukan berarti pasangan menikah tak bisa memiliki pernikahan yang kuat dan berkualitas. Selama mau terus belajar, pasangan menikah bisa mendapatkan pernikahan impian.

sumber: kompas.com