Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Perhatikan 7 Hal Berikut Ini ! Untuk Pesta Pernikahan yang Sempurna. “Kebaya, seserahan, katering, suvenir, undangan, gedung, dan pak penghulu, check list!” urai Reisa Danuhardjo dalam hati. Ia memang sedang mempersiapkan hari pernikahannya yang akan berlangsung tak lama lagi. Di saat calon pengantin telah memberikan tanda check list pada 7 poin ini, tandanya mereka telah siap menanti hari H.

Persiapan menjelang pesta pernikahan bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, setiap pasangan pasti memiliki pesta impian. Entah itu secara tradisional atau modern. Meski telah menggunakan jasa WO (wedding organizer), calon mempelai biasanya tetap harus turun tangan. Berikut beberapa tip yang harus dipersiapkan menjelang hari bahagia Anda.

Kebaya dan tata rias
Ada satu impian setiap calon mempelai wanita, jadi ratu sehari yang membuat para tamu pangling. Inilah yang membuat banyak wanita sangat matang dalam mempersiapkan penampilan mulai dari make up hingga busana untuk akad nikah hingga resepsi.

Namun, tak sedikit juga wanita yang merasa kecewa saat melenggang ke pelaminan. Mereka merasa tak percaya diri dengan apa yang menempel pada tubuhnya. Apalagi jika ia menggunakan gaya modern, yang semuanya tergantung oleh si penata rias.

Makanya, kemudian banyak yang lebih memilih gaya tradisional. Selain dianggap lebih aman, gaya ini pun dianggap lebih dekat dengan budaya calon pengantin. Alasannya, semuanya sudah ada garis merahnya, sesuai dengan adat sehingga si penata rias pun tak bisa menambahkan eyeshadow atau menyanggul rambut semaunya.

Untuk kebaya pengantin, jangan pernah coba-coba menjahit di tukang jahit baru. Menggunakan tukan jahit langganan adalah solusi terbaiknya. Karena sudah terbiasa dengan Anda, tukang jahit langganan sudah lebih tahu tentang ukuran tubuh dan selera Anda.

Tip lainnya, setelah fitting terakhir, Anda harus diet agar saat hari H kebaya tidak kebesaran atau kekecilan di tubuh. Bisa saja karena stres, Anda malah makan banyak atau malah sebaliknya.

Yang terpenting adalah tukang jahit harus tepat waktu menyelesaikan busana pengantin Anda dan pasangan. Paling ideal adalah 3 bulan sebelum hari H, Anda sudah mulai menghubungi tukang jahit untuk menentukan desain dan bahan yang sesuai serta mengukur badan. Jangan lupa untuk fitting baju satu minggu sebelum hari H.

Undangan
Di antara list what to do, undangan mungkin menjadi bagian termudah. Jika sudah ada tanggal dan nama tempat, Anda dapat pergi ke percetakan 2 bulan sebelumnya. Usahakan undangan telah siap satu bulan sebelum hari H.

Saat mengambil undangan, sebaiknya Anda meneliti penulisan nama pengantin, orang tua, dan denah lokasi. Bisa saja dengan alasan banyak pesanan, percetakan melakukan kesalahan penulisan. Untuk pemilihan desain undangan, tak perlu gunakan budget tinggi. Tidak semua orang mengkoleksi undangan. Usai dibaca, undangan sudah tidak ada harganya lagi.

Suvenir
Kalau Anda telah meminimalis budget undangan, di sini Anda dapat menggunakan sisanya untuk cinderamata. Salah satu trik untuk membeli suvenir adalah dengan mencicilnya. Syaratnya, suvenir yang dipilih adalah suvenir klasik, bros atau pasmina.

Setiap bulan setelah gajian, Anda bisa membeli beberapa lusin atau hingga satu kodi. Dengan begitu, pembelian suvenir ini tidak akan begitu terasa bebannya.

Seserahan
Konon, seserahan yang diberikan harus berjumlah ganjil. Kenapa? Masyarakat zaman dahulu percaya, hitungan ganjil melambangkan keindahan.

Untuk seserahan, banyak wanita yang mengharapkan sepatu, tas, kosmetik dengan merek-merek ternama. Kadang, hal ini menjadi beban untuk mempelai pria. Tapi, tidak usah khawatir. Kalau suvenir bisa dicicil, begitu juga dengan seserahan.

Kuncinya adalah jangan lewatkan diskon! Intip selalu tempat mana saja yang mengadakan diskon dan siapa tahu merek yang diinginkan oleh pasangan Anda juga bisa dibeli dengan potongan harga. Mulailah mencari tahu merek-merek apa saja yang jadi favorit pasangan 6 bulan sebelum menuju ke pelaminan.

Katering
Makanan memang hal yang riskan. Apalagi kemudian jika banyak tamu yang datang terlambat sehingga mereka kehabisan makanan. Daripada Anda dibilang pelit karena memesan dengan porsi sedikit, sebaiknya gunakan perhitungan yang tepat. Perbandingan porsi buffet dan gubuk adalah 60:40 atau 50:50. Selanjutnya, porsi yang di gubuk dikalikan empat. Asumsinya, tiap tamu akan menyantap 4 jenis hidangan gubuk.

Seperti ilustrasi berikut ini. Anda berencana mengundang 1.000 orang tamu. Karena itu, harus menyediakan buffet = 50% = 500 porsi, sedangkan makanan untuk gubuk = 50% = 500 porsi x 4 = 2.000 porsi. Jika Anda ingin menyediakan 4 gubuk, maka untuk setiap gubuk Anda harus menyiapkan 500 porsi.

Gedung
Percaya atau tidak, harga gedung juga turut menentukan harga katering. Semakin mahal sewa gedung maka charge katering pun juga akan membengkak.

Kendala tanggal yang tidak sesuai dengan ketersediaan gedung sering menjadi masalah. Waktu yang akurat untuk memilih gedung adalah minimal satu tahun sebelumnya, terutama jika Anda mengincar bulan baik, seperti liburan sekolah atau Lebaran Haji.

Lokasi resepsi yang baik adalah antara jarak gedung dan masjid tidak berjauhan. Tak ketinggalan juga adalah posisi gedung yang dilalui oleh angkutan umum dan akses tol.

Pembuatan Surat Nikah
Surat nikah merupakan bukti resmi kalau pernikahan Anda sah dan telah dicatat oleh negara. Meski begitu, banyak calon pengantin yang lebih menyerahkannya kepada pihak keluarga, karena mereka tak mau ribet dan mau terima beres saja.

Nah, jika Anda ingin melakukan pendaftaran sendiri ke Kantor Urusan Agama, perhatikan hal berikut ini:

1. Sebelum mengurus tempat nikah, sebaiknya tentukan tempat akad nikah. Nantinya, surat nikah akan disesuaikan dengan tempat akad. Jika seandainya, pernikahan diadakan di tempat mempelai wanita, maka calon pengantin pria harus mengurus surat izin menikah. Namun, jika keduanya menikah di tempat lain (contohnya di gedung resepsi) yang berbeda domisili, maka Anda dan pasangan harus mengurus surat izin nikah pindah domisili.

2. Surat nikah wajib diurus maksimal 10 hari sebelum hari akad nikah.

3. Jangan lupa untuk mempersiapkan 5 lembar fotokopi KTP, 4 lembar fotokopi kartu keluarga, pas foto ukuran 2×3 cm 4 lembar dan 3×4 cm 4 lembar, surat talak cerai Pengadilan Agama untuk yang berstatus janda atau duda, serta meterai 6 lembar.

Biaya pernikah di KUA menurut PP 47 2004 tentang penerimaan negara bukan pajak adalah Rp30.000. Jika ada pungutan tambahan, menurut M. Jasin, Inspektur Jenderal Kementrian Agama, adalah sama dengan korupsi. Untuk tahun 2014 mendatang, calon pengantin tidak akan dipungut biaya pernikahan alias gratis.

Jadi, sudah sampai mana tahap persiapan pernikahan Anda?

sumber: VIVAlife