Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Resep Masakan dan Lifestyle – Sebagai penyayang dan pemilik anjing peliharaan, tentunya Anda akan selalu memastikan bahwa anjing terawat dengan baik. Misalnya, dengan menyediakan makanan anjing terbaik, mainan, dan kudapan lezat untuk mereka. Pendek kata, Anda pasti ingin senantiasa memanjakan mereka sebanyak yang Anda bisa.

Anjing memiliki sifat dasar setia pada majikannya. Maka dari itu, mereka pintar menyembunyikan dan menahan rasa sakit dari. Namun, sebagai seorang dog lovers sejati, Anda dituntut harus mawas pada perubahan perilaku dan gejala-gejala tidak biasa pada anjing.

Sebab, hanya lewat perubahan perilaku, anjing kesayangan dapat menyampaikan pada Anda bahwa mereka sedang tidak fit.

Napas tersengal-sengal
Umumnya deru napas anjing jadi tersengal saat sedang tidak enak badan atau terlalu bersemangat. Namun, ketika anjing terengah-engah secara berlebihan dan helaan napas jadi lebih pendek tanpa sebab yang jelas, maka ini adalah sinyal kalau anjing kesayangan sedang menderita penyakit dalam.

Sering menjilat atau menggigit
Jika anjing Anda menjilat atau menggigit satu bagian tubuhnya secara berlebihan, ini berarti bagian tersebut tengah sakit atau nyeri. Nah, area tubuh anjing yang rawan terpapar alergi dan iritasi adalah telapak kaki, kuku kaki, dan kulit perut.

Apabila usai diperiksa ke dokter hewan, anjing Anda masih suka menjilat dan menggigit bagian tubuh tersebut. Bisa jadi terdapat luka yang lebih dalam atau tumor di bawah kulit. Segera lakukan pemeriksaan lebih merinci.

Nafsu makan menurun
Nafsu makan anjing akan menurun drastis dan sama sekali hilang bila staminanya menurun. Misalnya, seekor anjing yang memiliki luka di kulit sekitar leher, tentunya kesulitan menunduk atau membungkuk untuk mengambil makanan dari mangkuk. Selain itu, Anda juga harus tahu bahwa seekor anjing yang minum air lebih banyak dibanding biasanya, kemungkinan terserang diabetes atau penyakit ginjal.

Berjalan pincang
Apabila anjing Anda kesulitan berjalan atau langkah kakinya tampak sedikit pincang, ini pertanda jelas anjing sedang mengalami radang sendi, luka pada otot sekitar kaki, cedera punggung atau leher, dan patah tulang.

Namun, ada beberapa ras anjing yang kuat menahan sakit, meski kakinya sedang tidak sehat. Untuk memastikannya, cobalah ajak anjing Anda untuk menaiki tangga. Apabila ia ragu melangkah atau membalikkan tubuhnya untuk menjauh dari tangga, ini berarti kakinya sedang mengalami gangguan internal.

Air liur berlebihan
Anjing yang memproduksi air liur secara berlebihan bisa jadi mengalami cedera atau nyeri pada perut. Kondisi ini juga merupakan “sinyal” bahwa anjing tengah merasakan mual akut. Anda harus ekstra waspada apabila anjing mengalami gangguan mual dan perut kembung. Pasalnya, kondisi yang demikian, jika tidak segera ditangani, dapat memicu penyebaran bakteri dan racun pada organ dalam lainnya.

Emosi naik turun
Anjing yang sedang merasa tidak enak badan bisa berubah menjadi galak, sering menyalak, dan mengeram bila didekati. Namun, ada juga yang berubah menjadi sedih, stres, lebih sering tidur, malas berlari, dan bermain.

Untuk mengenali tanda-tanda anjing sedang terjangkit penyakit, Anda harus benar-benar tahu karakter serta perilaku normal anjing Anda. Umumnya, saat sakit, anjing berperilaku di luar kebiasaannya. Dari situlah Anda bisa mendeteksi kalau hewan peliharaan kesayangan Anda tersebut mengalami gangguan fisik.

Hal lain yang patut diingat, jangan pernah memberikan obat yang tidak pernah disarankan oleh dokter hewan. Kesalahan umum yang kerap dilakukan oleh pemilik anjing adalah memberikan obat pereda sakit untuk manusia. Ini adalah kelalaian terbesar dan dapat membahayakan nyawa si kaki empat kesayangan Anda tersebut.

Sumber : She Knows, kompas.com