Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Bagi sebagian orang, membuka-buka barang pribadi alias menggeratak, seperti dompet, ponsel atau tas, milik pasangan memang tak dapat dibenarkan karena dianggap melanggar daerah privasi pasangannya. Di sisi lain, banyak yang beranggapan hal itu boleh dilakukan.

Menurut Dra. Suhati Kurniawan dari Lembaga Psikologi Terapan UI, anggapan menggeratak atau tidak, tergantung bagaimana pola yang diterapkan keluarga tersebut. “Kalau memang keterbukaan dalam segala hal yang diterapkan sehingga tak ada privasi lagi, maka hal seperti itu tidak dianggap menggeratak.”

Lain halnya jika keluarga tersebut menerapkan bahwa privasi harus dihargai. “Tapi sebenarnya yang dimaksud menggeratak adalah jika memang sudah dalam taraf mengganggu. Baik mengganggu si pasangan maupun diri sendiri,” tutur Suhati. Misalnya saja, istri belum merasa puas jika belum membuka-buka agenda atau melihat isi SMS di ponsel suaminya. “Seakan-akan ada dorongan untuk terus melakukan hal itu. Nah, itu, kan, enggak sehat.”

Perilaku menggeratak atau mencari tahu isi barang pribadi pasangan, umumnya didapat pada orang yang tidak memiliki rasa aman pada dirinya sendiri secara psikologis. “Ia juga tak punya cukup keberanian untuk menanyakannya langsung kepada pasangannya.”

Rasa tak aman ini bisa jadi dibentuk sejak masa kecilnya, misalnya karena sering dicurigai orangtuanya. Namun, bisa juga karena ada peristiwa traumatik sehingga membuatnya kehilangan kepercayaan. Misalnya, sang suami penah punya WIL dan akhirnya ketahuan istri. “Tapi jika tak ada apa-apa dan ia tetap punya kebiasaan menggeratak, maka bisa dipastikan karena di latar belakangnya ada perasaan tak aman tersebut.”
Perilaku menggeratak, lanjut Suhati, biasa terjadi pada suami-istri yang memiliki pola hubungan tak bisa saling terbuka. Memang, ungkap Suhati, keterbukaan suami-istri tak perlu seluruhnya. “Cukup 90 persen saja. Karena kalau diungkap segalanya, juga enggak bagus.”

Lantas, bagaimana sebaiknya sikap pasangan terhadap si penggeratak? “Tergantung apakah pasangannya secara psikologis merasa aman atau tidak,” ujar Suhati. Bila si pasangan merasa tak aman, ia akan balik curiga, lalu marah-marah karena tak suka.

Tapi bila si pasangan secara psikologis merasa aman, biasanya ia bisa menerima. Kalaupun tak suka, ia akan bilang, “Saya tak suka dengan cara begini. Kalau kamu ingin tahu, tanya saja.”

Umumnya, lanjut Suhati, yang biasa digeratak menyangkut dua hal, yaitu masalah keuangan dan curiga pasangannya punya PIL/WIL. Biasanya yang ingin diketahui adalah berapa jumlah penghasilan dan berapa yang diberikan pada orang tuanya. Sedangkan masalah PIL/WIL, menurut Suhati, lebih disebabkan si penggeratak merasa tak aman pada dirinya sendiri.

“Jika ia merasa aman, tentunya ia akan bisa memberikan kepercayaan penuh kepada pasangannya. Ia tak akan cemburu atau takut pasangannya punya WIL. Lain halnya bila pasangannya memang dasarnya nakal atau punya sifat penyeleweng.”

Itulah mengapa Suhati menganjurkan agar sejak awal masa pacaran sudah dibicarakan secara terbuka, terutama mengenai masalah-masalah yang krusial. Selanjutnya, bantulah si penggeratak menghilangkan kebiasaannya itu. Ciptakan suasana keterbukaan. Cari tahu apa saja yang biasa digerataknya.

Kalau ia selalu menggeratak isi dompet, berikan struk gaji Anda tiap bulan. Bila yang digerataknya adalah isi pesan-pesan telepon genggam, ceritakan semua pada sang istri. Baik tentang rencana Anda, proyek apa yang sedang Anda kerjakan, dan sebagainya.

Dalam menyelesaikan masalah, jangan sampai dengan cara menyindir-nyindir. “Lebih baik dibicarakan secara terbuka. Kalau perlu, bertengkarlah. Tetapi yang konstruktif, untuk mencari akar permasalahannya.”
Dan jika memang pasangannya tidak suka privasinya terganggu, si penggeratak ini harus minta maaf. Dan, buatlah rambu-rambu yang disepakati bersama.

Indah Mulatsih
sumber: kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Inilah Tips untuk Jomblo, Agar Tidak Galau Saat Valentine
  2. Ungkapkan Cinta Anda Dengan Berbagai Bahasa
  3. Inilah 2 Tipe Pria yang Harus Anda Hindari
  4. Kenapa Perempuan Lebih Cerewet ? Inilah Penyebabnya
  5. 4 Hal Yang Dirindukan Oleh Wanita Menikah
  6. Inilah 3 Efek Unik dan Sehat Saat Anda Jatuh Cinta
  7. Inilah 3 Tipe Wanita Terbaik dan 3 Tipe Wanita Terburuk Di Mata Pria
  8. Pilih Cowok Bermasa Depan Cerah, Berikut 8 Tanda – Tandanya
  9. 7 Jenis Hubungan Cinta
  10. 6 Tips Cerdas Menanggapi Kritik