Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Inilah 6 Kalimat Terlarang Untuk Dikatakan Kepada “Ibu Baru” Setelah melalui proses panjang persalinan normal, ibu baru pasti mengalami kelelahan dan perubahan suasana hati yang diakibatkan oleh hormon. Kemungkinan akan muncul perasaan sedih, kosong, seperti apa yang disebut baby blues, hingga depresi.

Maka, hati-hatilah saat berbicara atau berkomentar ketika menjenguk ibu baru. Meski keadaan ibu baru tersebut terlihat sehat dan bahagia, pengaruh hormon dapat berpotensi membuatnya tersinggung. Tidak ada yang lebih menyakitkan bagi seorang ibu baru kecuali kritikan mengenai pilihan proses persalinannya, atau hal-hal yang berada di luar kendali tubuhnya.

Berikut adalah hal yang tak perlu Anda katakan pada ibu baru:

1. “Aku sih waktu melahirkan lebih parah dari kamu”
Tidak ada orang yang suka dengan orang yang tak mau kalah. Anda tak akan mendapatkan keuntungan dengan mengatakan hal seperti itu. Menjadi ibu adalah pengalaman unik bagi setiap perempuan. Anda bisa berbagi cerita mengenai proses persalinan bila itu memang topik pembicaraannya. Biarkan ibu baru ini menjadi bintangnya, jangan mencuri momennya dengan menceritakan pengalaman Anda sendiri yang lebih dramatis darinya.

2. “Aku nggak percaya kamu memilih melahirkan di rumah”
Kecuali Anda mengatakannya dengan nada bangga, jangan pernah mengeluarkan komentar semacam ini. Jangan menghakimi keputusan ibu baru membuat pilihan yang menurutnya terbaik bagi dia dan bayi serta keluarganya.

3. “Untung saya operasi caesar jadi nggak ada robekan”
Tubuh perempuan telah dirancang untuk melahirkan seorang bayi. Menggambarkan bagaimana kelahiran bayi bisa mengakibatkan seorang perempuan merasa kurang menarik bukanlah hal yang baik. Sebaliknya, berikan ucapan selamat padanya, puji keberanian, ketabahan, dan bayinya yang sehat.

4. “Kamu menggunakan epidural? Kalau aku sih enggak bakal mau!”
Itu sama buruknya dengan mengatakan “Kamu mau melahirkan di rumah? Apa kamu sudah gila?” Kalau ingin berkomentar sebaiknya fokuskan saja pada bayi cantik yang baru lahir.

5. “Habis ini, kamu butuh latihan senam kegel”
Yang dibutuhkan seorang ibu baru setelah melahirkan adalah kedekatan dengan si bayi. Dia perlu mengenal dan merawat bayinya. Jangan merisaukan hatinya dengan hal-hal negatif tentang penampilan fisiknya. Biarkan tubuhnya pulih dan bugar seiring waktu. Hal-hal seperti mengembalikan bobot badan bisa menunggu.

6. “Kamu terlihat berantakan”
Sebenarnya, ini bukan kalimat yang perlu diucapkan dalam situasi apa pun. Karena itu bila Anda mengunjungi teman, kerabat, atau kolega yang baru saja melahirkan, jangan fokus pada wajahnya yang terlihat kelelahan, atau matanya yang bengkak, dan rambutnya yang kusut. Katakan padanya bahwa ia terlihat hebat dengan pancaran sinar bahagia di matanya.

Sumber: Babble, kompas.com