Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Memahami pria adalah hal yang mustahil bagi wanita. Mengapa? Karena pola berpikir pria dan wanita berbeda. Selama berabad-abad, wanita kebingungan mengapa pria melakukan apa yang biasa mereka lakukan dan membuat wanita tidak mengerti. Louanne Brizendine, M.D. mencoba menilik alasan pria berprilaku melalui sisi sains. Brizendine mengatakan, bahwa ia berharap, penelitiannya bisa membantu wanita untuk melihat dunia melalui kacamata pria, dan memahami bagaimana cara pria memandang konsep hubungan, emosi, serta seks. Penelitiannya dituangkan dalam buku bertajuk The Male Brain, berikut adalah beberapa penjelasannya:

Pria hanya bisa memerhatikan hal-hal yang menarik baginya.
Otak pria serta merta terblokir ketika ada hal-hal di sekitarnya yang tak menarik baginya, misalnya, ketika lawan bicaranya mengulangi hal yang sama terus menerus. Jadi, ketika si dia menatap kosong saat Anda membicarakan sesuatu yang tak terlalu penting di otaknya, dan Anda harus bertanya apakah ia mendengarkan, artinya pikirannya memang sedang tak di sana.

Menatap wanita lain.
Memahami penjelasan di atas, pria sulit (bukan berarti tidak bisa) menahan diri untuk tidak menatap wanita lain. Menurut penelitian Brizendine, bagian nafsu birahi pria berada di bagian depan otaknya. Bagian otak tersebut secara otomatis membuatnya melirik dan “menyerap” detail visual dari bagian-bagian tubuh yang menarik dari wanita molek di depannya.

Pria terprogram untuk memuaskan wanita di ranjang.
Wanita menginginkan cinta dan komitmen, sementara otak pria menempatkan seks di tempat teratas. Brizendine mengatakan, bahwa ada bagian dalam otak pria yang mirip papan sirkuit, isinya tentang seksual. Bagian tersebut 2,5 kali lebih besar dari wanita. Lebih parahnya lagi, bagian tersebut selalu menyala dan bekerja. Mengenai pria hanya butuh 3 menit untuk foreplay, adalah karena untuk bersiap memulai aktivitas seksual, pria hanya butuh aliran darah ke bagian tubuh krusialnya saja, tidak ke seluruh tubuhnya.

Pria langsung tertidur usai seks.
Menurut Dr. Billy Goldberg, penulis Why Do Men Fall Asleep After Sex?, ada sedikit bukti yang menjelaskan mengapa pria tertidur setelah seks. Zat kimia pada otak, seperti oksitosin, prolaktin, gamma amino butyric acid (GABA), dan beberapa zat hormon lain yang berkontribusi pada keinginan untuk tidur. Zat kimiawi pada tubuh pria berubah seusai orgasme. Zat biokimiawi prolaktin terlepas, dan membuat tubuhnya menjadi terasa sangat lelah. Aktivitas seksual dan usai mencapai klimaks, mengeluarkan energi penghasil glikogen, sehingga membuat pria mengantuk. Karena massa otot pria lebih banyak ketimbang wanita, biasanya pria akan lebih mengantuk usai aktivitas seks.

Sumber: msn, Editor: NF, kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Jika Tergoda di Dunia Maya
  2. Jangan Pacari Bos Anda, Inilah Alasannya
  3. Survei Membuktikan, Ternyata Perempuan Lebih Egois
  4. Menyiasati Pacaran Jarak Jauh!
  5. Jurus tarik-ulur dengan Pria
  6. Mau Menikah dengan Pria Mapan? Ikuti 4 Tips Berikut
  7. Perempuan Lebih Suka Pria Berjenggot
  8. 8 Ciri – Ciri Kehidupan Seks Suami-Istri yang Memuaskan
  9. Inilah 5 Tanda – Tanda Anda Gampang Untuk Dirayu
  10. Inilah Topik Pembicaraan “Haram” Dengan Calon Mertua