Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Fakta di lapangan mengungkapkan bahwa saat ini ada lebih dari 10 juta wanita di Asia bekerja sebagai penjaja seks dan sedikitnya 75 juta pria menjadi pelanggan setianya.

Data yang cukup mencengangkan ini dirilis oleh laporan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), Rabu, 26/3-2008 kemarin. PBB mengatakan pemerintah negara-negara di Asia telah gagal mengendalikan epidemik ini dan seharusnya melakukan upaya lebih serius dalam membatasi derasnya gelombang kecenderungan pria yang memuaskan nafsunya lewat jasa prostitusi.

Tidak seperti di Afrika, ungkap laporan itu, penyebaran epidemik di Asia ini belum merata dan mungkin dapat dikontrol jika upaya pencegahan dipusatkan pada infeksi yang berkaitan dengan prostitusi, penggunaan obat-obat terlarang dan homoseksualitas.

“Program-program untuk meningkatkan penggunaan kondom di antara pekerja seks akan lebih berarti ketimbang upaya pencegahan lainnya dalam mengendalikan infeksi HIV di Asia,” ungkap laporan Komisi AIDS di Asia.

“Oleh karena kebanyakan pria pelanggan prostitusi adalah mereka yang telah menikah atau pun belum, terdapat angka signifikan wanita yang hanya berhubungan intim dengan suaminya menjadi tertular HIV. Tujuan efektif dari pencegahan infeksi HIV pada pasangan para pria ini belum dikembangkan di Asia, padahal jelas-jelas sangat penting,¨ tambah laporan tersebut.

Laporan itu juga menyatakan para politisi benar-benar gagal untuk mengambil peran dalam mengendalikan diskriminasi dan hal-hal tabu yang berkaitan dengan HIV yang bertentangan dengan diskusi publik soal seks dan seksualitas.

Sekretaris Jendral PBB, Ban Ki-moon, yang merilis laporan itu di new York, mengaku merasa malu atas stigma-stigma yang masih merongrong HIV di Asia. Ia juga prihatin dengan pengaruhnya terhadap ekonomi di wilayah itu. Di banyak negara Asia, prostitusi dan homoseksualitas adalah salah satu hal yang dilegalkan.

¨AIDS telah menjadi penyebab utama terbesar akan hilangnya hari-hari kerja dan kematian yang berkaitan dengan penyakit ini. Kami melihat awal dari lingkaran setan, yang menyebabkan ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi dan kebangkitan sosial serta menyebabkan lebih banyak lagi infeksi,¨ ujarnya.

Laporan itu juga mengatakan bahwa prostitusi adalah penyebab utama dari kasus infeksi baru dan terdapat sekitar 4,9 juta orang yang mengidap HIV di Asia tahun lalu. (pr/ly)

rileks.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Video Hantu Michael Jackson Tertangkap Kamera di Neverland
  2. Selamat Tahun Baru 2010
  3. NARKOBA Jenis Baru Bernama “Strawberry Quick”
  4. Googleplex, kantor paling asyik di dunia
  5. Kloning Folikel Rambut, Bisa Atasi Kebotakan
  6. 50 Makanan Terbaik Dunia : Rendang Di Peringkat 11
  7. Ayo Ramaikan! Kontes Seo, nowGoogle SEO Challenge
  8. PBB Keluarkan Peringkat Negara Terbaik dan Terburuk. Indonesia?
  9. Kasus Manohara Mulai Terang, Setelah Istana Kelantan Rusuh
  10. Wew.. Indonesia Pemasok PSK Anak Terbesar di Asia Tenggara!