Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Ketakutan terbesar bagi setiap perempuan menikah adalah jika mereka tidak bisa memberikan keturunan bagi pasangan hidupnya. Julie Boyde, perempuan asal Ambridge, Pennsylvania ini, mengalami ketakutan tersebut. Baru saja menikah dengan kekasihnya, Mike Boyde (27), ia sudah dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa kemungkinan tidak akan bisa memiliki anak karena alergi sperma yang dideritanya.

Kondisi ini baru diketahui pada malam pengantin, ketika untuk pertama kalinya ia melakukan hubungan seks tanpa pelindung. Sebelumnya, pasangan yang telah berpacaran selama 2 tahun ini selalu menggunakan alat pelindung setiap kali mereka berhubungan intim.

”Kami selalu sangat berhati-hati sebelumnya dengan menggunakan alat pelindung. Namun pada saat malam pengantin, kami tidak menggunakannya,” ungkap Julie kepada ABC News.

Pasangan ini memutuskan tidak menggunakan alat pelindung setelah mereka menikah, karena mereka mengaku telah siap jika pun terjadi kehamilan. Namun semua tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana. Saat melakukan hubungan intim dengan suaminya, Julie merasakan sakit yang teramat sangat dan berlangsung selama berminggu-minggu. Rasanya seperti terbakar dan nyeri seperti tertusuk jarum.

“Sakit yang saya rasakan itu di dalam. Rasanya sama seperti seseorang sedang menusuk-nusukkan jarum ke dalam tubuh saya dan juga seperti terbakar rasanya. Itu sangat menakutkan,” lanjutnya.

Dokter tidak bisa menjelaskan secara pasti mengapa ia bisa mengalami pengalaman tersebut usai melakukan hubungan seks. Hingga suatu hari, ada seorang teman yang mengatakan bahwa ia mungkin mengalami alergi terhadap sperma sang suami. Dia pun lalu didiagnosa menderita hipersensitif plasma seminal (seminal plasma hypersensitivity), yang bisa menyebabkan rasa gatal dan terbakar.

“Tubuhnya mengenali sperma sebagai satu protein asing sama halnya ketika tubuh mengenali kacang penyebab alergi atau sebuah serbuk sari sehingga tubuh menjadi bengkak, terasa gatal, dan urat saraf meradang” ujar seorang dokter, Dr. Andrew Goldstein dari University of Cincinnati Medical Center.

Kasus ini sempat menarik perhatian rekan Dr, Andrew yaitu Jonathan Bernstein. Setelah ia mengetahui jenis protein yang terkandung dalam sperma suami Julie sebagi penyebab alergi, Jonathan menciptakan serum untuk mengatasi hal itu. Meskipun perawatan itu berhasil pada beberapa pasangan, namun malangnya serum itu tidak berdampak pada Julie. Tentu saja ini memupuskan rencana Julie untuk bisa hamil. Hingga akhirnya pasangan yang menikah pada tahun 2005 silam ini, berencana mengambil jalan lain untuk memperoleh keturunan, yaitu lewat jalur adopsi.

sumber: conectique.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Fakta : Ternyata Menyusui Bayi Bisa Membuat Ibu Orgasme?
  2. Pakai Kondom Sesuai Selera
  3. Lelaki Paham Seks Beresiko EDI
  4. Perempuan Normal Cendrung Berubah Menjadi Lesbian Di Umur 30an
  5. Inilah 10 Alasan Perempuan Nonton Film Porno
  6. Tips Merangsang Payudara Wanita Berdasarkan Bentuk
  7. Cegah Keputihan Dengan Merubah Pola Makan
  8. Inilah Yang Terjadi Pada Otak Perempuan Saat Orgasme
  9. Keputihan? Inilah 3 Penyebabnya
  10. Rahasia Kenikmatan Orgasme Pada Wanita