Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Apapun yang diciptakan oleh Maha Pencipta, tentu ada maksudnya. Pada tubuh manusia, mulai dari tangan kaki, mulut, rambut di kepala, ataupun rambut yang disana.. Maksudnya rambut pubis yang tumbuh di sekitar lingkungan kelamin lelaki ataupun perempuan.

Ternyata cukup banyak teori yang berseliweran mengenai fungsi rambut pubis, dan belum semua dapat dibuktikan secara ilmiah, dengan kata lain tidak ada teori definitif. Salah satu teori yang cukup menonjol adalah rambut pubis sebagai daya tarik seksual. Teori ini terkait dengan feromon, suatu zat beraroma yang dihasilkan tubuh, yang dapat menstimulasi secara seksual orang lain yang menciumnya.

Rambut pubis yang tumbuh di sekitar genital menangkap aroma eksotik yang disinyalir merupakan afrodisiak kuat itu. Feromon kerap terjebak di rambut pubis ketika kelenjar apokrin melepaskan sekresi tanpa bau di permukaan kulit yang tercampur dengan bakteri yang dibusukkan oleh sekresi dari kelenjar sebaseus.

Feromon barangkali tidak bisa terang-terangan dihidu baunya seperti apa, tapi tampaknya bisa dideteksi secara tidak sadar. Jadi, kalau anda bertanya-tanya mengapa anda tertarik pada pasangan anda, bisa jadi feromon si dialah penyebabnya.

Teori lain yang masih berkaitan dengan rambut pubis sebagai daya tarik seksual menjelaskan bahwa rambut pubis berperan sebagai penanda visual seksualitas seseorang. Seleksi alam mungkin mempertahankan rambut di bagian pubis (sementara bulu di bagian tubuh lain menghilang, kalau anda percaya teori evolusi) karena adanya rambut pubis menunjukkan bahwa seseorang sudah matang secara seksual dan dapat bereproduksi.

Ada pula yang berteori bahwa rambut pubis berfungsi sebagai bantalan ketika berhubungan seksual, melindungi dari gesekan. Teori lainnya adalah bahwa rambut pubis gunanya itu untuk menjaga agar organ intim tetap hangat. Rambut pubis perempuan bisa jadi menghalangi masuknya benda asing kecil ke dalam vagina.

Terakhir, ada teori yang tidak berhubungan dengan soal seks sama sekali, yaitu rambut pubis membantu melumasi area di antara kedua kaki sehingga menjadikan pergerakan lebih halus dan nyaman, seperti fungsi rambut di ketiak. Anda bisa mencoba mencukur habis rambut ketiak dan kemaluan untuk merasakan sendiri perbedaan friksi yang terjadi, bakal lebih terasa gesekan antara kedua paha ketika berjalan dan lengan kala bergerak.

sumber: perempuan.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Cara Bangkitkan Libido Secara Alami
  2. Orang Asia Telat Lakukan Seks
  3. Inilah Gaya Bercinta Paling Populer
  4. Perangsangan Klitoral
  5. 2 Kelemahan Seksual Perempuan
  6. Si Dia Suka To The Point
  7. Seni Memainkan Payudara Wanita
  8. Masturbasi Berlebihan, Akibatnya…
  9. Payudara Anda Kecil? Berikut 6 Keuntungannya
  10. 6 Kondisi Perusak Kehangatan Di Ranjang