Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Masih ingat bintang film Kungfu, David Carradine yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu di sebuah hotel di Bangkok, Thailand. Polisi setempat menemukan mayatnya di dalam kamar mandi, dengan leher dan alat kelamin terikat tali.

Temuan ini mendukung teori polisi yang menyatakan bahwa aktor bernama lengkap John Arthur Carradine ini meninggal karena melakukan masturbasi dengan teknik yang disebut Auto-Erotic Asphyxiation (AEA). Dugaan tersebut semakin menguat karena dari hasil autopsi diketahui bahwa sang bintang film meninggal karena kehabisan oksigen sementara pada tubuh Carradine tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan.

Auto-Erotic Asphyxiation (AEA)
Video Auto-Erotic Asphyxiation (AEA) Klik disini!

Auto-erotic asphyxiation (AEA) adalah sebuah istilah dalam dunia medis untuk menggambarkan proses mengurangi/ menghentikan sendiri suplai darah ke otak, ketika ber-masturbasi, untuk mencapai orgasme. Interferensi suplai darah ke otak akibat AEA dapat mengakibatkan anoksia serebral, kekurangan oksigen pada otak. Dengan mengurangi aliran darah dan oksigen, dapat memperhebat rangsangan, menimbulkan sensasi melayang atau gembira yang meningkatkan kenikmatan orgasme. Mungkin juga, perasaan tak berdaya dan membahayakan diri sendiri ikut mempengaruhi teknik mencapai kepuasan seksual ini.

Tentunya, proses membahayakan diri sendiri ini selain dapat memberikan sensasi “nikmat” pada orang yang melakukan AEA, juga dapat menurunkan pengendalian dirinya, sehingga berakibat pada kematian. Tidak diketahui dengan pasti, berapa banyak orang yang pernah melakukan AEA, dan praktis hanya tinggal rahasia ketika mereka ditemukan meninggal. Di Amerika Serikat, diperkirakan 500 sampai 1000 orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat melakukan masturbasi dengan teknik berbahaya ini. Dilaporkan pula bahwa kematian akibat AEA terjadi lebih banyak pada laki-laki remaja dan dewasa muda.

Anda tidak perlu heran, karena perilaku seksual menyimpang seperti ini memang ada dan telah ditemukan. Perilaku seksual yang lain mungkin tidak kalah anehnya, seperti sadomasochism, di mana si pelaku mencapai kepuasan seksual dengan cara menyiksa pasangannya. Atau voyeruism, perilaku seks menyimpang di mana si pelaku terpuaskan hanya dengan mempertontonkan kemaluannya kepada lawan jenis. Dan masih banyak lagi jenis perilaku menyimpang seperti ini.

Pelaku AEA yang tidak mengalami kematian akibat anoreksia serebral tetap saja mengalami kerusakan otak atau jaringan, tergantung dari seberapa luas daerah otak dan tubuh yang mengalami kekurangan oksigen. Mereka juga beresiko mengalami luka terpotong atau memar pada leher sesuai teknik pencekikan yang digunakan.

Serangan pada otak secara mendadak inilah yang membuat Auto-eEotic Asphyxiation dianggap sebagai salah satu perilaku seksual yang paling berbahaya.

sumber: perempuan.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Manjakan Diri Lewat Masturbasi
  2. Manfaat Hubungan Pasutri
  3. Tanduk Rusa Bikin ‘Greng’ di Ranjang
  4. Cybersexual
  5. Lelaki dan Alat Genitalnya
  6. Lelaki Juga Manusia
  7. Rahasia Seks Pria, Yang Wanita Harus Ketahui
  8. Tips Gaya Ngeseks Untuk Pasangan Gendut – Kurus, Tinggi – Pendek
  9. Inilah 10 Tipe Libido Wanita
  10. Inilah Yang Terjadi Pada Otak Perempuan Saat Orgasme