Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Orgasme biasanya berhubungan dengan aktivitas seks, namun banyak wanita yang melaporkan merasakan rangsangan saat sedang menyusui bayinya. Beberapa wanita bahkan melaporkan pengalaman orgasme selama atau setelah menyusui.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada ibu menyusui, sebanyak 40,5 persen partisipan melaporkan pernah merasa terangsang beberapa kali selama menyusui bayi. Sebanyak 16,7 persen bahkan melaporkan sering merasakan rangsangan seksual saat menyusui bayinya, seperti dilansir About.com.

Dan dalam makalah yang lebih baru dari beberapa studi itu, disebutkan bahwa 33-50 persen ibu menyusui merasakan orgasme, meski 25 persen diantaranya mengatakan merasa bersalah.

Rasa bersalah biasanya muncul karena wanita menganggap tidak pantas bila seorang ibu terangsang karena bayinya sendiri.

Tentu saja tidak semua ibu yang menyusui merasakan pengalaman rangsangan seksual. Bahkan ada banyak wanita yang menganggap bahwa pengalaman itu sebagai lawan dari kesenangan.

Apa yang menyebabkan ibu menyusui bisa orgasme?
Menurut peneliti hal ini disebabkan oleh oksitosin, yaitu hormon yang merangsang pengeluaran ASI dan dipicu oleh rangsangan payudara.

Hormon oksitosin juga terlibat dalam proses fisiologis lain, terutama dalam kontraksi rahim selama proses persalinan dan selama orgasme. Hormon ini juga diperkirakan bertanggung jawab atas perasaan relaksasi dan pengalaman orgasme tanpa adanya rangsangan seksual, seperti orgasme saat merasa kenyang.

sumber: detik.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Inilah 10 Masalah Utama Kesehatan Anak
  2. Cara Deteksi Mata Juling Sejak Dini dan Terapinya
  3. Hewan Peliharaan Berikut Akan Membuat Anak Anda Lebih Cerdas
  4. Inilah 25 Kata – Kata yang Wajib Dikuasai Buah Hati Anda / Balita
  5. Bahaya Tontonan Kekerasan Pada Anak
  6. Inilah Buku Pola Asuh Anak Yang Dibaca Kate Middleton
  7. Inilah 4 Trik Orang Tua Agar Di Dengarkan Anak Remaja
  8. Tips Ketahui Kelamin Bayi Tanpa USG
  9. Inilah 4 Tips Agar Anak Tidak Manja
  10. Terapi Enzim, Efektif Bagi Anak Autisme!