Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Tidak hanya kaum hawa yang memiliki berbagai mitos dalam urusan bercinta. Kaum adam pun memilikinya juga. Entah benar atau tidak, namun beberapa mitos seks pada pria pun terus berkembang, walaupun jaman telah berubah.

Lalu mitos seperti apa saja yang sudah terlanjur menyebar itu? Mari kita simak bersama-sama ulasannya.

Pria selalu bersemangat soal seks
Pria tidak pernah menolak untuk berhubungan seks, mereka selalu bersemangat untuk hal itu. Mereka tidak pernah lelah, meskipun telah seharian menghabiskan waktu mereka di kantor dan bahkan mereka tetap kuat meskipun sedang mengalami sakit kepala. Bahkan mereka juga mampu menghayalkan kenikmatan seks.

Salah! Mereka hanyalah manusia biasa, bukan robot yang tidak pernah merasakan sakit, stres, cemas atau kadang-kadang lelah dengan pikiran seputar seks. Pria hanya merasa terpengaruh oleh emosinya sendiri, dimana hal itu sering memperngaruhi libido.

Jadi Anda tidak perlu panik atau stres, ketika mendapati pasangan Anda bersemangat hanya diawal “ronde”, sementara diakhir “pertarungan” ranjang Anda, ia seolah kehilangan selera bercintanya. Hal itu bukan berarti suami mengabaikan Anda, kemungkinan besar ia hanya lelah dan perlu istirahat cukup untuk mengisi ulang energi untuk beraktivitas esok.

Pria tidak pernah berpura-pura
Kalau selama ini pihak wanita sering melakoni fake orgasm (berpura-pura orgasme), dan pria tidak, itu salah besar. Pria pun melakukan hal yang sama. Dari data sofeminine, hanya sekitar 47 persen pria yang pernah mencapai orgasme selama penetrasi vagina dan 3 persen lainnya mengatakan dengan jujur bahwa mereka belum pernah meraih puncak kenikmatan itu (orgasme) selama berhubungan intim dengan pasangannya.

Ejakulasi = orgasme
Belum tentu. Ejakulasi dan orgasme tidak selalu terjadi bersamaan dan sebaliknya. Beberapa pria mencapai orgasme tanpa diiringi dengan ejakulasi. Itu sama saja dengan orgasme kering. Namun, sebagian besar waktu orgasme dan ejakulai terjadi secara bersama-sama.

Pria tidak keberatan melewatkan foreplay
Sebagian besar wanita masih percaya bahwa pria hanya memiliki satu tujuan dalam bercinta yaitu orgasme. Tapi pria modern seperti sekarang ini, selalu mengarahkan hal tersebut ke arah tindakan untuk menciptakan/meningkatkan hasrat bercinta melalui sentuhan-sentuhan “nakal”. Jadi kalau dibilang pria rela melewatkan foreplay, sepertinya itu merupakan kesalahan besar. Karena, pria juga membutuhkan rangsangan untuk bisa meraih kenikmatan.

Pria hanya suka wanita bertubuh sempurna
Tentu para pria akan terpesona melihat liuk tubuh para model yang berpose untuk majalah. Namun mereka juga tidak bodoh, karena sebenarnya mereka tahu benar bahwa tidak mudah mendapatkan wanita sesempurna itu. Pria juga tahu diri, dengan kapasitas mereka. Mereka lebih menyukai wanita yang alami dan memiliki kepercayaan diri, terutama akan bentuk tubuhnya sendiri, apapun ukurannya.

Pria tidak romantis
Sebagian iya dan sebagian tidak! Ini hanyalah soal karakter dari masing-masing pria. Namun, pria keren dan macho, lebih enggan menunjukkan keromatisan mereka, karena khawatir dikira gombal kepada pasangannya. Akan tetapi, ditempat dan momen yang tepat, jangan heran jika tiba-tiba pria menghujani pasangannya dengan sikap romantis, karena pada dasarnya pria ingin keromatisan itu hanya dinikmati oleh dirinya dan pasangan, dan tidak dengan orang lain. (Dee)

sumber: www.hanyawanita.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Wisata syahwat dibalik kawin kontrak
  2. Inilah Alasan, Kenapa Masturbasi Baik Untuk Pasutri
  3. Dampak Obat Terhadap Aktivitas Seks
  4. Inilah Penyebab Darah Mens Banyak
  5. Inilah Penyebab Rasa Sakit Perempuan Saat Bercinta
  6. Kasih Tak Sampai! Boneka Seks Mirip Sang Mantan?
  7. Jangan Masa Bodoh
  8. Ketahui Masa Subur Anda Dengan 2 Cara Berikut
  9. Kuman Vagina Pembunuh Sperma
  10. Ukuran Payudara Bisa Tentukan Kepribadian