Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Laki-laki secara umum melakukan masturbasi. Kata pakar, masturbasi terus berlangsung sepanjang hidup. Ada yang frekuensinya sering dan ada yang jarang. Semakin bertambah usia, frekuensi masturbasi cenderung menurun. Laki-laki yang belum menikah dan gay lebih sering melakukan masturbasi dibandingkan lelaki yang sudah menikah.

Meskipun telah menikah, keinginan masturbasi masih sering timbul. Banyak laki-laki yang menyembunyikan keinginan ini karena takut dianggap tidak normal oleh pasangannya. Hanya sejumlah kecil pasangan yang memahami keinginan masturbasi dan bahkan membantunya untuk melakukannya.

Seks tanpa penetrasi bahkan kadang mendatangkan keintiman dan kenikmatan yang luar biasa. Bukan karena alasan Anda sedang hamil atau sakit. Tapi karena strategi untuk mendapatkan sensasi yang lain daripada seks pada umumnya. Konon, perempuan suka menikmati ‘pemandangan’ saat laki-laki melakukan masturbasi. Pun sebaliknya dengan sensasi yang dirasakan pihak laki-laki. Aksi bak ‘olah raga tangan’ ini terkesan sangat erotis.

Jenis masturbasi pada pasangan suami isteri dinamakan mutual masturbation. Para ahli menyarankan agar jenis masturbasi ini dilakukan secara rutin bahkan sebelum melakukan hubungan seks. Kata pakar, mutual masturbation bernilai erotis dan merupakan aktivitas untuk mengungkapkan cinta pada pasangan, terlebih jika dilakukan bersama-sama.

Jangan salah lho, oral seks ternyata termasuk dalam kategori mutual masturbasi. Yakni teknik hisapan terhadap alat vital menggunakan mulut. Untuk hal ini, oral seks adalah sebentuk aktivitas seksual yang sangat intim. Dengan cara ini, dimungkinkan pengendalian ejakulasi jauh lebih efektif jika dibandingkan langsung melakukan penetrasi pada Ms V. Sisi erotisnya dapat dilihat dari sentuhan bibir dan lidah yang lembut pada daerah sensitif Mr P.

Kategori mutual masturbasi lain bisa saja menggunakan cara massage atau pijat. Teknik ini terasa lebih ‘nakal’, yakni dengan cara menyentuh dan menggesekkan Mr P ke bagian badan perempuan. Misalnya gesekan lembut di lengan, bahu, leher, belahan payudara hingga aerola puting susu, hingga merambah bagian lain seperti pinggang, paha, lutut, betis hingga telapak kaki pasangan.

Kesan erotis jauh lebih terasa manakala sang maha ‘magma’ tinggal menunggu detik-detik ‘ledakan’. Peran pasangan saat itu sangat dinantikan, bisa dengan cara menggenggam sang maha ‘tongkat’ dan membantunya menyelesaikan proses ‘ledakan’ yang panjang dan sensasional.

perempuan.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Dapatkan Kenikmatan ngeSeks 100%, Begini Caranya
  2. Kondom Bukan Pemicu Seks Bebas
  3. Ukuran Payudara Bisa Tentukan Kepribadian
  4. Ingin Istri Kembali Hot?
  5. Beginilah Cara Membesarkan ANU di Klinik Mak Erot
  6. Inilah Mitos dan Fakta Penyakit Menular Seksual, Wajib Anda Ketahui
  7. Inilah Peta Ukuran Penis dan IQ, Dimana Poisisi Orang Indonesia?
  8. 10 Alasan Pria Menolak ML
  9. Jonah Cardeli Falcon, Pemilik Penis Terpanjang 34 Cm
  10. Keuntungan Khitan Pada Kaum Adam