Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Para perempuan yang selama ini merasa tidak puas dengan kehidupan seksual, jangan khawatir! Apa yang Anda alami tidak terkait dengan kondisi kesehatan secara umum, apalagi bila dikaitkan dengan kondisi jantung dan sirkulasi darah. Demikian sebuah analisa baru dari sebuah penelitian di Women’s Health Initiative dibuat.

“Pada perempuan, aspek khusus dari fungsi seksual ini, saat kepuasaan seksual menurun, tidak meramalkan adanya penyakit kardiovaskular,” ujar Dr. Jennifer S. McCall-Hosenfeld, kepala peneliti.

Berbeda dengan yang disebut sebagai disfungsi ereksi. Pada laki-laki, ini merupakan lampu merah bagi datangnya serangan jantung yang tidak terdiagnosa, catat McCall-Hosenfeld dari Boston University Medical Center dan koleganya di American Journal of Medicine. Mekanisme yang sama yang juga terjadi pada perempuan dan laki-laki adalah saat aliran darah ke pelvik tidak berlangsung dengan baik alias terhambat atau tersumbat. Ini menandai bahwa ada problem seksual dan terkait sekali dengan kondisi jantung seseorang.

Untuk meneliti, para ilmuwan ini menganalisa data dari 46.525 perempuan usia antara 50 sampai 79 tahun yang aktif secara seksual. 77 persen mengatakan bahwa mereka mengalami kepuasan dalam aktivitas seksual yang selama ini mereka lakukan.

Selama lebih dari 7 hingga 8 tahun ditemukan bahwa tidak ada kaitan antara ketidakpuasan seksual dan risiko serangan jantung juga stroke, atau meningkatnya tekanan darah, diabetes, meningginya kolesterol, nyeri dada atau gagal jantung.

Meski begitu, para perempuan yang melaporkan mengalami ketidakpuasan seksual meski sedikit jelas ada, menyatakan bahwa mereka mengalami penyakit arteri perifer atau sirkulasi yang tidak bagus pada pembuluh darah kaki.

“Sulit diketahui apa yang menyebabnya dalam konteks yang lebih luas dari temuan negatif ini,” jelas McCall-Hosenfeld.

Bagaimanapun juga, temuan ini memperjelas bahwa pengukuran aspek fungsi seksual pada perempuan mungkin bukan merupakan penanda kesehatan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) yang tepat seperti yang dialami laki-laki.

“Jelas laki-laki berbeda dengan perempuan,” ujar para peneliti. “Kemungkinan besar fungsi vaskular (pembuluh darah) tidak berperan besar atau secara langsung terkait dengan kepuasan seksual.”

Kompas


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Inilah 4 Cara Atasi Gangguan PMS
  2. Sepeda dan Masalah Kejantanan
  3. 7 Alasan Suami Malas Berhubungan Seks Saat Istri Hamil
  4. Hati – Hati! Ternyata Penis Bisa Patah
  5. 6 Hal Berikut, Bisa Turunkan Libido Anda
  6. Video Porno untuk Calon Pengantin?
  7. Meski Dicabut, Tetap Bisa Hamil Lho…
  8. Penetrasi Total Posisi Cicak
  9. Perempuan Normal Cendrung Berubah Menjadi Lesbian Di Umur 30an
  10. Manfaat Aktivitas Seksual Untuk Kesehatan