Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Anda selalu bertanya, cari referensi dan survei ke toko ketika ingin membeli handphone, computer dan alat-alat elektronik. Apakah anda juga melakukan hal yang sama saat membeli furnitur yang harganya lebih mahal dan anda menggunakannya dalam waktu yang lama?
 
Kami coba rangkum dari beberapa sumber untuk mendeskripsikan beberapa kesalahan yang sering dilakukan ataupun tidak sadar kita lakukan dalam membeli furnitur. Berikut adalah beberapa kesalahan, tips dan cara-cara untuk menghindarinya.
 
Kurangnya Persiapan
Seringkali ketika belanja furnitur, kita pergi tanpa pertimbangan apa-apa :  apa yang kita suka, apa rencana jangka panjang, bahkan yang paling sederhana : bagaimana ukuran dan bentuk ruangan yang akan ditempatkan furnitur. Sebelum anda belanja, gambar terlebih dahulu denah ruangan beserta ukurannya. Cari referensi dari majalah desain, kalau ada yang cocok, gunting dan bawa sebagai referensi. Bawa juga contoh cat ruangan. Apabila anda menggunakan karpet atau wallpaper, sertakan juga contohnya.
 
Tidak Memperhatikan Skala
Toko / megastore dapat membuat anda tertipu dengan skala proporsi. Sebuah furnitur akan terlihat sangat bagus dan sempurna di sebuah toko yang besarnya sebesar lapangan bola, tapi akan terlihat sangat aneh apabila ditempatkan pada ruangan anda yang minim. Apabila berbelanja, pastikan anda membawa meteran kecil dalam dompet atau pakai benda-benda umum sebagai patokan ukuran, misalnya ubin. 
 
Tidak mencoba Furnitur yang Dibeli
Never buy seating without testing it out. Kalimat ini harus selalu diingat dalam membeli furnitur. Seringkali kita tertarik dengan bentuk yang ditawarkan. Padahal furnitur diciptakan untuk kenyamanan, bukan hanya untuk menghibur mata. Coba duduk dan rasakan – bila perlu coba dengan baca buku.
 
Terlalu Cepat Membeli
Setiap bahan furnitur akan terlihat berbeda apabila disorot dengan lampu yang berbeda. Sebelum anda memutuskan untuk membeli, bawa pulang terlebih dahulu contoh bahan. Cocokkan dengan kondisi ruangan dan sesuaikan dengan warna tembok maupun furnitur lain dalam ruangan. 
 
Pembelian Karena Terdorong Emosi
Hati anda pasti akan berteriak “Saya mau“ saat melihat sebuah furnitur dijual dengan diskon 50%. Tapi coba berpikir lebih jauh sebelum anda membelinya. Jika furnitur tersebut ternyata tidak sesuai dengan ukuran ruang, suasana ataupun warna, maka anda telah menyia-nyiakan 50% dari yang harus dikeluarkan. Bijaknya, jangan membeli furnitur 2 hari sebelum anda membutuhkan. Membeli furnitur butuh waktu yang lama, jangan terburu-buru, berikan anda kesempatan untuk melihat sekeliling dan punya perbandingan.
 
Terlalu Banyak Masukan
Semakin banyak masukan yang anda terima, semakin sulit anda memutuskan. Setiap orang memiliki selera yang berbeda. Jangan ajak terlalu banyak orang dalam membeli furnitur, batasi masukan dari teman-teman / keluarga yang anda percaya bahwa dia satu selera dengan anda
 
Menolak Bantuan
Tanyakan kepada sales untuk mengetahui furnitur-furnitur yang anda inginkan lebih detil. Walaupun terkadang ada sales yang sengaja melebih-lebihkan kelebihan sebuah produk, tapi pada dasarnya teori yang mereka berikan adalah product knowledge yang anda perlu ketahui.
 
Belanja di Akhir Minggu
Jika anda butuh seorang sales untuk membantu dan memberikan informasi kepada anda, belanjalah pada hari biasa (bukan di akhir minggu). Karena akhir minggu merupakan hari tersibuk bagi mereka, dan pertimbangan-pertimbangan yang diberi pun menjadi tidak akurat. 
 
Lupa Memperhitungkan Ukuran Pintu Masuk atau Lift
Kebanyakan penjual menerima pertukaran barang karena furnitur yang telah dibeli tidak dapat masuk pintu depan, tangga atau lift. Ukur terlebih dahulu setiap akses masuk yang akan dilewati furnitur (Jangan memaksakan jendela sebagai alternatif).  
 
Bayar Berlebih
Salah satu produk yang sering menawarkan harga khusus adalah furnitur. Umumnya sering ada promo atau diskon pada hari-hari besar. Coba kunjungi mal-mal yang khusus menjual produk furnitur atau tunggu pameran-pameran furnitur. Khusus di Indonesia, dalam satu tahun rata-rata ada 11 pameran furnitur. Manfaatkan momen-momen tersebut untuk mendapatkan harga yang bagus.

rumah-ku


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Agar Rumah tidak Panas
  2. Membuat Sendiri Lampu Hias Eksotik, Lighting dari Bambu
  3. Bermain Gaya Jadul di Rumah Mungil
  4. Inilah 6 Cara Berhemat Membangun Rumah
  5. Punya Dapur Sempit? Agar Tampak Lebih Luas Siasati Dengan 11 Tips Berikut
  6. Membatasi Ruang Tanpa Pembatas
  7. Tren Warna Interior & Eksterior 2008
  8. Seribu Cara Tumpas si Pemakan Kayu (Rayap)
  9. Inilah 8 Tips Tepat Memilih Furnitur
  10. Aneka Gaya Furniture Kantilever