Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Bila anda telah memutuskan bahwa waralaba adalah pilihan bisnis yang tepat untuk anda, salah satu keputusan pertama yang harus diambil adalah mengidentifikasi konsep usaha dan franchisor yang tepat bagi anda. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan adalah :

1. Jenis Pekerjaan
Anda harus menikmati pekerjaan anda di bisnis yang anda pilih. Sebagai contoh, bila anda tidak suka merangkak di bawah mobil, jangan memasuki bisnis perbaikan knalpot atau ganti oli. Sam Walton pendiri Wall Mart mengatakan kunci suksesnya adalah karena ia menyukai dunia retail bukan sebagai pekerjaan, namun sudah merupakan hobi baginya.

2. Pelatihan/Pendidikan Khusus
Beberapa jenis bisnis, seperti waralaba jasa profesional, misalnya jasa pengacara, menuntut pelatihan atau pendidikan khusus yang tidak bisa diberikan hanya dalam beberapa minggu. Jenis waralaba seperti ini adalah pilihan yang sangat baik bagi para profesional di bidang jasa yang ditawarkan, tapi harus dihindari oleh mereka yang tidak memiliki pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk mengoperasikan waralaba ini.

3. Jumlah Karyawan
Bisnis padat karya membawa banyak kompleksitas seperti mencari dan mempertahankan tenaga kerja yang baik, kepatuhan kepada peraturan pemerintah menyangkut tunjangan karyawan, dan sebagainya. Banyak masalah ini bisa dihindari dengan memilih suatu bisnis yang bisa dijalankan oleh anggota keluarga ditambah dengan tenaga penuh atau paruh-waktu.

4. Persyaratan Inventory
Bisnis yang mensyaratkan inventory dalam jumlah besar bukan hanya menuntut modal kerja yang lebih besar, tapi juga mengandung banyak resiko yang berkaitan dengan kemungkinan usangnya inventory atau pemilihan inventory yang tidak tepat. Bisnis jasa sangat populer belakangan ini karena bisnis ini mensyaratkan sedikit inventory atau tidak ada sama sekali, dan hal ini menguntungkan bagi pemilik bisnis.

Jika perlu memiliki inventory, bagaimana pengaturan pasokan produk untuk usaha waralaba tersebut. Apakah produk tersebut secara ekslusif dipasok oleh franchisor, berapa harganya dan bandingkan dengan harga jika dibeli tanpa melalui franchisor. Umumnya franchisor yang baik memberikan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran normal, karena skala yang dimilikinya. Jika harga dari franchisor lebih tinggi, sebaiknya tidak memutuskan pembelian hak waralaba tersebut.

5. Kerentanan Terhadap Fluktuasi Ekonomi
Suatu bisnis dalam bidang barang atau jasa dasar yang selalu dicari konsumen di saat makmur maupun resesi menawarkan keamanan terhadap fluktuasi ekonomi. Ketika laju ekonomi melambat, orang cenderung mengurangi pengeluaran besar yang tidak penting (seperti mobil, mebel, dan barang mewah) dan mengurangi penggunaan jasa (seperti jasa perjalanan dan liburan). Kebutuhan dasar seperti makanan, barang kelontong, jasa bisnis, pos, dan pengiriman secara relatif tidak terpengaruh.

Next >>>


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Obligasi Ritel Indonesia (ORI) Terbit Lagi 3 September
  2. 7 Hal yang Layak Anda Bayar Mahal
  3. SWIFT CODE (BCA, Mandiri, BI, Dll) Bank di Indonesia
  4. Siapa Yang bisa Menjadi Consultant / Anggota Oriflame?
  5. Cara Menaikkan Limit Kartu Kredit Anda, Begini Caranya
  6. Gagal Berbisnis? Jadi Karyawan Lagi Dech
  7. Tentang AVO INC : HYIP “High Yield Investment Program”
  8. Tips Mencari Lowongan Di Bursa Kerja
  9. Belajar Online Forex Trading di Marketiva
  10. 10 Perusahaan Terbaik di Indonesia 2011