Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Selain dalam bentuk obat minum (oral), ada juga antibiotik dalam bentuk suntikan (parenteral), salep, krim, supositoria (dimasukkan ke liang dubur atau vagina), ada lotion dan tetes. Infeksi kulit itu harus memakai salep atau krim antibiotika, infeksi mata merah itu memakai tetes atau salep mata, infeksi telinga tengah memakai tetes kuping antibiotika, kuman keputihan dipakai antibiotik yang berbentuk peluru yang dimasukkan ke dalam vagina. Namun hanya bagi yang sudah menikah dan tidak buat yang masih gadis.

Antibiotika streptomycine, garamycine, hanya dalam bentuk suntikan, tidak tersedia dalam bentuk tablet atau kapsul. Sebaliknya, kebanyakan antibiotika yang diminum belum tentu ada dalam bentuk suntikannya. Tapi, ada juga antibiotika baik dalam bentuk suntikan maupun juga yang diminum.

Membubuhi serbuk antibiotika pada lubang gigi yang sakit seperti kebiasaan kebanyakan orang atau pada luka, tidaklah terlalu tepat. Efek penembusan antibiotika ke jaringan gusi yang terinfeksi tidak sebaik jikalau diminum atau bisa menyerap optimal seperti antibiotika yang sudah dalam bentuk salep atau krim jika untuk dipakai pada kulit. yz


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. 7 Tips Agar Anak Kebal Penyakit
  2. Inilah Resiko BerOlah Raga Di Kota Penuh Polusi Seperti Jakarta
  3. Cara Alami Mengatasi Kemandulan Bagi Pria
  4. Cara Unik Deteksi Penyakit Kronis, Mau Coba?
  5. Kenali Selulite pada Kulit Indah Anda
  6. Inilah 10 Alat Rumah Tangga Penyebab Kanker
  7. Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks)
  8. Bahaya Shisha : 1 Jam Hisap Shisha = 100 Batang Rokok
  9. Minum Kopi Sebelum Makan Cegah Diabetes
  10. Cara Mudah dan Cepat Memperbesar Payudara