Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Bau-bauan yang muncul dari dalam tubuh, seperti nafas yang bau, umumnya disebabkan oleh bakteri “jahat”.

Nafas yang tidak sedap bisa disebabkan oleh gigi yang membusuk, gusi yang tidak sehat, pencernaan yang buruk, bakteri helicobacter pylori yang bisa menyebabkan peradangan kronis di perut, atau sejumlah penyakit lain. Namun bakteri yang bercokol di dalam mulut bisa menjadi masalah besar.

Ada orang yang secara alami memiliki sedikit bakter jahat (pathogenic), dan kadar bakteri baik yang jauh lebih tinggi di dalam mulut. Sayangnya, hanya 2 persen dari populasi manusia yang masuk ke dalam kategori ini. Sisanya, alias kebanyakan dari kita, harus berusaha menyeimbangkan jumlah bakteri jahat dan bakteri baik tersebut.

Salah satu cara untuk menyeimbangkan jumlah bakteri baik tersebut adalah dengan menambahkan produk-produk susu fermentasi, seperti yogurt yang aktif, ke dalam menu makanan Anda. Mengonsumsi suplemen probiotik secara teratur juga disarankan, agar pertumbuhan bakteri jahat di dalam tubuh Anda bisa “diatur”.

Beberapa suplemen probiotik bekerja dengan mengurangi risiko pembusukan gigi pada gigi anak-anak. Dengan demikian problem gigi berlubang ketika mereka dewasa bisa dikurangi. Selain itu, tentunya, menurunkan risiko infeksi sekitar mulut.

Sumber: The Daily Mail, Editor: din, kompas.com


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Bahaya Minum Kopi Sesudah Makan
  2. Inilah 12 Pertanyaan dan Jawaban Terpopuler Soal Haid
  3. Lawan Sel Kanker Payudara Dengan Sari Buah Merah Papua
  4. Inilah 12 Gejala Awal Gangguan Jantung
  5. Inilah 10 Perubahan Fisik, Setelah Anda Melahirkan Normal
  6. Aneka Penyakit Akibat Garam Dapur
  7. 12 Tips Jitu Agar Terhindar dari Diabetes
  8. Keuntungan Khitan Pada Kaum Adam
  9. Merokok Diduga Sebabkan Menopaus Dini
  10. Banyak Anak, Pendek Usia