Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Hasil penelitian oleh para dokter di University of Newcastle menyatakan, kerja malam, begadang atau berpergian jarak jauh yang membuat tubuh lelah serta kurang tidur, berisiko tinggi pada penyakit tukak pencernaan. Menurut para dokter, tukak pencernaan adalah jenis penyakit akibat luka terbuka pada dinding lambung atau usus dua belas jari. Tukak ini dapat timbul akibat faktor luar dan dalam.

Faktor luar biasanya berupa makanan, obat-obatan, alkohol dan rokok. Sementara faktor dalam adalah asam lambung, daya tahan jaringan lemah serta kecenderungan mendapat penyakit tersebut. Selain itu, juga kebiasaan kurang disiplin memilih makanan serta waktu tidur yang tidak teratur. Hubungan antara kurang tidur dengan penyakit ini, ulas para dokter, yaitu adanya zat kimia bernama TFF2 di dalam perut/usus yang mampu memperbaiki kerusakan jaringan.

Sebagian besar TFF2 ini diproduksi pada malam hari. Karena itu, bila seseorang kekurangan tidur, maka akan menurunkan kadar zat tersebut sehingga mempertinggi kemungkinan mengidap tukak. Protein TFF2 meningkat 340 kali selama tidur. Protein ini mampu memperbaiki kerusakan dan mencegah terjadinya tukak pada alat pencernaan yang tidak dapat disembuhkan. Penebalan pada alat pencernaan memang akan terjadi, akibat abrasi terus-menerus dari proses pencernaan makanan atau minuman. Karena itu, perbaikan usus secepatnya sangat penting, agar jaringan pencernaan tidak hancur. (cy)


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Ring Tone Memperbesar Payudara
  2. Berjalan Secara Teratur Melindungi Suku Masai dari Penyakit Kardiovascular
  3. Viagra Bisa Obati stroke?
  4. Jangan Terperdaya Manfaat Coklat
  5. 9 Cara Alami Mendongkrak Fertilitas
  6. Pandemi Flu Babi
  7. Gimana Sih AIDS Menular?
  8. Minum Kopi Kurangi Resiko Kanker Hati
  9. Kanker Payudara Triple Negative Memiliki 50 Mutasi
  10. Tips Membuat Ramuan Herbal Untuk Balita