Dapatkan info penting lainnya dari kami!

Email anda :


Share

Menggunakan plastik memang sangat praktis dan efisien tetapi di balik itu semua, plastik memiliki kelemahan yaitu tidak tahan panas. Hal tersebut dapat mencemari makanan atau minuman sehingga migrasi komponen monomer akan berakibat buruk terhadap kesehatan konsumen. Bahannya yang tidak dapat dihancurkan dengan cepat serta alami dapat mendatangkan masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.

Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa di dalam plastik terkandung lebih dari 10 ribu molekul. Dalam pembuatannya, terjadi proses polimerisasi (molekul-molekul disambung-sambung sehingga terbentuk polimer atau molekul yang lebih besar).

Di dalam campuran tersebut, ada sebagian molekul yang tidak tercampur secara sempurna atau berdiri sendiri. Ketika plastik dipanaskan, molekul yang bebas akan mudah lepas. Apalagi jika plastik digunakan sebagai wadah makanan yang panas dan berminyak, molekul-molekul itu bisa bermigrasi ke dalam makanan. Sehingga pada akhirnya masuk ke dalam tubuh manusia yang mengkonsumsi makanan tersebut.

Ada 3 jenis plastik yang masih diragukan keamanannya, karena diduga mengandung unsur yang bersifat karsinogenik serta mengandung dioksin sehingga dapat membahayakan bagi kesehatan tubuh dan lingkungan hidup. Salah satunya stirofom (plastik berwarna putih susu) yang tidak cocok sebagai wadah susu atau yogurt. Karena, stirofom terbuat dari stiren yang bersifat larut oleh lemak, sementara susu dan yogurt mengandung lemak yang relatif tinggi. Minuman kopi yang dicampukan dengan krim sangat tidak dianjurkan menggunakan tempat stirofom.

Makanan yang mengandung vitamin A tinggi sebaiknya juga tidak dipanaskan di dalam wadah styrofoam, karena stiren dapat larut ke dalam makanan. Proses pemanasan akan memecahkan vitamin A menjadi toluene dapat melarutkan stiren. Semakin lama makanan dikemas dalam plastik, maka semakin banyak pula komponen plastik yang akan pindah ke dalam makanan. Jadi sebaiknya, hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik yang tidak tahan lama. Kesehatan anda lebih penting daripada berhemat. p2t


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Cara Pencegahan Selulit & Stretch Mark
  2. Jangan Merokok Dalam Mobil, Racunnya 23 Kali Lebih Tinggi dari Bar
  3. Punya Rambut Ketiak Dicukur Atau Tidak? Lebih Sehat Mana?
  4. Lensa Kontak Bisa Sembuhkan Migrain, Diabetes, Glaukoma dan Katarak
  5. Bahaya Bahan Pengawet Mi Instan, Pengaruhi Organ Tubuh
  6. Kopi Diduga Kurangi Risiko Kanker Hati
  7. 94% Masyarakat Indonesia Mengidap Depresi
  8. Bahaya dan Efek Buruk Mencukur Ketiak
  9. Berbahaya, Perempuan Manopose Konsumsi Hormon
  10. Trik Hindari Stres